Akademisi UGM Nilai Ada Untung-Rugi Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Inisiasi Trump

Akademisi UGM Nilai Ada Untung-Rugi Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Inisiasi Trump

Jakarta, kameranusantara.id - Guru Besar Geopolitik Timur Tengah Universitas Gadjah Mada (UGM), Siti Mutiah Setiawati, menilai keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiliki sisi manfaat sekaligus risiko.

Dalam diskusi daring bertajuk Manfaat dan Mudharat Indonesia Mendukung Dewan Perdamaian Gaza Buatan Trump, Senin (2/2/2026), Siti menyebut langkah tersebut bisa mempertegas posisi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Menurutnya, setelah Indonesia lebih dulu bergabung dengan kelompok BRICS, sebagian pihak menilai arah diplomasi Indonesia cenderung condong ke blok Timur, khususnya China. Keikutsertaan dalam BoP dinilai dapat menjadi penyeimbang. “Dengan bergabung dalam Board of Peace yang diinisiasi Amerika Serikat, Indonesia bisa menunjukkan bahwa politik luar negeri kita tetap seimbang, tidak hanya ke Timur tetapi juga ke Barat,” ujar Siti.

Ia menambahkan, keterlibatan Indonesia di forum tersebut juga dinilai berdampak positif terhadap citra Indonesia di mata komunitas internasional, baik di kalangan politisi maupun akademisi. Langkah ini dianggap menunjukkan bahwa Indonesia tetap mandiri dalam menentukan arah kebijakan luar negerinya.

Namun, Siti juga mengingatkan adanya potensi mudharat. Salah satunya adalah kewajiban kontribusi dana yang disebut mencapai 1 miliar dolar AS untuk menjadi anggota tetap. Menurutnya, angka tersebut sangat besar di tengah kondisi ekonomi domestik yang masih menghadapi berbagai tekanan.

“Politik luar negeri idealnya selaras dengan kondisi dalam negeri. Saat ekonomi masih penuh tantangan, pengeluaran sebesar itu tentu perlu dipertimbangkan secara matang,” katanya. Ia menilai pemerintah perlu memastikan bahwa langkah diplomatik di tingkat global tidak mengabaikan prioritas pembenahan ekonomi nasional. (kls)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement