AS Setujui Penjualan Senjata US$15,7 Miliar ke Israel dan Arab Saudi

AS Setujui Penjualan Senjata US$15,7 Miliar ke Israel dan Arab Saudi

Jakarta, Kameranusantara.com - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (USD) menyetujui rencana penjualan persenjataan bernilai miliaran dolar kepada Israel dan Arab Saudi. Total nilai penjualan tersebut mencapai sekitar US$6,7 miliar untuk Israel serta US$9 miliar untuk Arab Saudi, dengan item utama berupa helikopter serang AH-64E Apache dan sistem pertahanan udara Patriot.

Persetujuan awal ini diumumkan USD pada Jumat malam waktu setempat. Meski demikian, seluruh paket penjualan masih harus melalui proses peninjauan oleh Kongres AS, serta tahapan negosiasi lanjutan antara negara pembeli dan perusahaan produsen alutsista.

Untuk Israel, paket senjata yang diajukan mencakup helikopter serang AH-64E Apache, helikopter utilitas ringan AW119Kx, serta kendaraan taktis ringan gabungan. Berdasarkan keterangan Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan (DSCA), Israel mengajukan permintaan hingga 30 unit helikopter Apache yang diproduksi Boeing Co, dengan nilai maksimal mencapai US$3,8 miliar.

Selain itu, kendaraan taktis ringan produksi AM General juga masuk dalam paket penjualan. Kendaraan ini dinilai akan memperkuat kapabilitas pasukan darat Israel dalam menghadapi berbagai skenario operasi militer.

Sementara itu, Arab Saudi mengajukan pembelian 730 unit rudal Patriot Advanced Capability-3 Missile Segment Enhancement (PAC-3 MSE) buatan Lockheed Martin Corp. DSCA menyebut penjualan tersebut akan meningkatkan "kemampuan kerajaan menghadapi ancaman saat ini dan masa depan dengan menyediakan rudal pertahanan udara canggih sebagai bagian dari sistem pertahanan udara dan rudal terintegrasi yang ditingkatkan."

DSCA juga menjelaskan bahwa kendaraan taktis ringan yang dibeli Israel akan "meningkatkan kemampuan Israel untuk menghadapi ancaman saat ini dan di masa depan dengan meningkatkan mobilitas pasukan daratnya selama operasi."

Persetujuan penjualan senjata ini tetap dilanjutkan meski terdapat kritik internasional terhadap operasi militer Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Jalur Gaza. Otoritas AS menegaskan bahwa persetujuan tersebut masih berada pada tahap awal dan mewakili batas maksimum jumlah peralatan serta nilai total kesepakatan yang mungkin terealisasi.

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement