Jakara, kameranusantara.id - Rencana Kementerian Pertahanan membentuk dua batalyon Komponen Cadangan (Komcad) di setiap kabupaten/kota dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kesiapan Indonesia menghadapi potensi konflik jangka panjang.
Pengamat politik dan militer Universitas Nasional, Selamat Ginting, menilai kebijakan tersebut sejalan dengan konsep Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), yang menempatkan seluruh sumber daya nasional sebagai bagian dari kekuatan pertahanan negara.
Menurut Selamat, situasi geopolitik global yang semakin kompleks menjadi alasan penting penguatan komponen cadangan. Ketegangan di Laut China Selatan, perang Rusia-Ukraina, hingga konflik di Timur Tengah menunjukkan bahwa perang modern dapat berlangsung lama dan membutuhkan dukungan personel dalam jumlah besar.
"Negara tidak bisa hanya mengandalkan prajurit aktif jika menghadapi perang berkepanjangan. Diperlukan cadangan personel yang siap dimobilisasi kapan saja," ujarnya.
Ia mencontohkan Ukraina yang mampu mempertahankan diri dari invasi Rusia karena memiliki sistem mobilisasi nasional dan cadangan militer yang kuat.
Selain menghadapi kemungkinan konflik berkepanjangan, pembentukan Komcad juga dinilai dapat menutup keterbatasan jumlah prajurit aktif TNI. Saat ini, jumlah personel TNI diperkirakan berkisar 400.000 hingga 500.000 orang, jauh lebih kecil dibandingkan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 280 juta jiwa.
Selamat menilai kebutuhan personel pertahanan Indonesia masih sangat besar mengingat luas wilayah, dominasi kawasan laut, serta ribuan pulau yang harus dijaga. Karena itu, keberadaan Komcad dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan dapat menjadi pengganda kekuatan pertahanan nasional.
Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menegaskan pembentukan dua batalyon Komcad di setiap kabupaten/kota merupakan target ideal yang ingin diwujudkan pemerintah. Dengan jumlah lebih dari 500 kabupaten/kota di Indonesia, Kemhan berharap setiap daerah memiliki kekuatan cadangan yang dapat mendukung tugas pertahanan negara.
Menurut Donny, Komcad akan berfungsi sebagai kekuatan pendukung yang dapat dimobilisasi ketika TNI membutuhkan tambahan personel dalam menjalankan operasi pertahanan militer. Langkah tersebut diharapkan memperkuat kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di masa depan. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!