Gerakan Cinta Prabowo Laporkan Budi Arie ke Bareskrim Terkait Isu Pemilu 2029

Gerakan Cinta Prabowo Laporkan Budi Arie ke Bareskrim Terkait Isu Pemilu 2029

Kameranusantara.id - Relawan Gerakan Cinta Prabowo mendatangi Bareskrim Polri pada Rabu (2/9/2026) untuk melaporkan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi. Laporan tersebut berkaitan dengan pernyataan Budi Arie mengenai kemungkinan Pemilu 2029 dipercepat.

Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, Kurniawan, mengatakan pihaknya menindaklanjuti rencana pelaporan yang sebelumnya telah disampaikan.

"Pada intinya saya menepati apa yang saya sampaikan kemarin, bahwa hari ini saya akan membuka LP (laporan polisi) di Bareskrim Polri," kata Kurniawan dalam keterangannya, Rabu.

Kurniawan menjelaskan, laporan tersebut berkaitan dengan unggahan Budi Arie yang membahas kemungkinan adanya percepatan pergantian kepemimpinan nasional sebelum 2029. "Di mana kami akan melaporkan saudara BA (Budi Arie) terkait postingannya, unggahannya di salah satu media bahwa mereka sudah mempersiapkan, dalam rangka mempersiapkan pergantian pemimpin atau presiden sebelum tahun 2029."

Menurut Kurniawan, pernyataan tersebut mendapat perhatian dari pendukung Prabowo. Ia menilai isu tersebut muncul ketika pemerintah dan masyarakat tengah menghadapi sejumlah persoalan, termasuk bencana di Nusa Tenggara Timur serta kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera.

"Tentunya ini membuat sakit hati para pendukung Prabowo, di mana kami tengah fokus mengatasi bencana di NTT (Nusa Tenggara Timur), kebakaran hutan di Kalimantan maupun di Sumatera," ujarnya

Tim kuasa hukum Gerakan Cinta Prabowo juga menyatakan telah menyiapkan sejumlah alat bukti untuk mendukung laporan tersebut.

"Jadi kami tim hukum, tim advokasi dari Gerakan Cinta Prabowo hari ini sudah mempersiapkan alat bukti ya, alat bukti surat berupa video dan media elektronik, termasuk alat bukti saksi-saksi juga kita persiapkan hari ini," ujarnya.

Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan Budi Arie membahas kemungkinan Pemilu 2029 berlangsung lebih cepat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah acara yang juga dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

“Saya ingin sampaikan, tadi saya sudah bisik Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?'” kata Budi Arie dalam video itu.

Budi Arie kemudian melanjutkan dengan mempertanyakan kesiapan apabila terjadi percepatan Pemilu.

“Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong pemilu 29, pemilu 29. Kalau terjadi percepatan gimana? Oke, kita siap enggak?”

Pernyataan tersebut kemudian menimbulkan berbagai spekulasi dan penafsiran di ruang publik. Budi Arie selanjutnya menyampaikan permintaan maaf dan menjelaskan bahwa pernyataannya merupakan analisis pribadi.

"Saya Budi Arie Setiadi memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan dan nyaman dengan pernyataan saya tersebut," kata Budi Arie dalam keterangan video yang dirilis DPP Projo pada Rabu (26/8/2026).

Budi Arie juga menegaskan bahwa pernyataannya mengenai kemungkinan percepatan Pemilu tidak berkaitan dengan Joko Widodo. Ia menyatakan bertanggung jawab atas pernyataan yang telah disampaikannya. (*)

Olahraga

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Kameranusantara.id - Kapten Tim Nasional Argentina, Lionel Messi menyampaikan keberhasilan Albiceleste melaju ke final Piala Dunia 2026 merupakan

Advertisement