Misteri Data Jejak Langkah di Smartwatch Kopilot ATR 42-500 Terungkap: Bukan Rekaman Usai Kecelakaan

Misteri Data Jejak Langkah di Smartwatch Kopilot ATR 42-500 Terungkap: Bukan Rekaman Usai Kecelakaan

JAKARTA, Kameranusantara — Misteri data jejak langkah kaki yang sempat muncul dari smartwatch milik kopilot pesawat ATR 42-500 akhirnya mendapat penjelasan dari pihak berwenang. Awalnya, keluarga menyangka perangkat tersebut masih aktif dan mencatat ribuan langkah setelah pesawat itu jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Informasi ini sempat memicu harapan bahwa data itu bisa menjadi petunjuk keberadaan kopilot setelah kecelakaan.

Smartwatch itu memang sempat tercatat merekam sekitar 13.647 langkah menurut data yang terhubung ke ponsel milik kopilot Farhan Gunawan. Temuan ini muncul setelah ponsel tersebut berhasil ditemukan dan dihubungkan kembali dengan perangkat, yang membuat keluarga percaya perangkat itu “masih bergerak”. Data langkah yang muncul itu awalnya ditafsirkan sebagai sinyal aktivitas setelah kecelakaan.

Namun, setelah proses pemeriksaan oleh Basarnas dan kepolisian, Kepala Basarnas menjelaskan bahwa data langkah tersebut bukan direkam setelah pesawat jatuh, melainkan rekaman aktivitas beberapa bulan sebelumnya saat korban masih berada di Yogyakarta. Hal ini menunjukkan bahwa jejak langkah yang terlihat di perangkat tidak mencerminkan kondisi setelah kejadian kecelakaan, melainkan sisa aktivitas dari periode sebelumnya.

Pihak Basarnas telah memberikan penjelasan ini kepada keluarga, dan mereka memahami serta menerima klarifikasi tersebut. Meski begitu, harapan keluarga sempat muncul ketika informasi awal mengenai langkah kaki itu tersebar, karena adanya kemungkinan informasi tersebut dipakai sebagai petunjuk dalam pencarian korban.

Tim pencarian tetap fokus pada proses evakuasi dan identifikasi korban pesawat ATR 42-500. Selain penyelidikan data perangkat, tim juga menemukan berbagai bagian dari pesawat di lokasi jatuhnya, dan proses evakuasi korban serta identifikasi jenazah terus dilakukan secara sistematis oleh tim SAR dan aparat kepolisian. 

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement