Ngada, NTT, kameranusantara.id - Penyidik Polres Ngada menghentikan penyelidikan kasus kematian Yohanes Bastian Roja, siswa kelas IV yang ditemukan tewas gantung diri di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu. Pihak kepolisian menyatakan bahwa tidak ditemukan unsur pidana dalam kematian korban.
Kapolres Ngada AKBP Andrey Valentino menjelaskan, keputusan untuk menghentikan penyelidikan diambil setelah mengumpulkan keterangan dari 11 saksi, termasuk dokter yang melakukan visum dan guru-guru dari sekolah korban.
“Meskipun keluarga korban mengalami keterbatasan ekonomi dan pernah terlambat membayar biaya sekolah, pembayaran akhirnya dilakukan setelah orang tua menjual hasil panen,” ungkap Andrey.
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa Yohanes tidak menjadi korban perundungan. Kepala Sekolah SD Negeri Rj, Maria Ngene, menegaskan bahwa korban dekat dengan teman-temannya dan tidak pernah menghadapi bullying.
“Saya pastikan tidak ada bullying di sini. Kami tinggal di desa, di mana semua anak petani saling menghormati,” ujarnya. Maria menggambarkan Yohanes sebagai anak yang ramah dan tidak pernah menimbulkan masalah di sekolah.
Terkait perlengkapan belajar yang kurang, Maria menjelaskan bahwa pihak sekolah tidak mengetahui dengan rinci. Pengawasan terhadap kebutuhan pribadi siswa umumnya dilakukan oleh wali kelas masing-masing, dan saat ini adalah awal semester, sehingga kebutuhan mungkin belum terpenuhi.
“Yohanes tidak pernah mengeluh atau menunjukkan masalah selama belajar. Kami tidak dapat memantau kondisi pribadi semua siswa secara detail,” tambahnya.. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!