Tasikmalaya, kameranusantara.id - Ratusan pelajar SMAN 1 Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden ini terjadi pada Kamis (9/4), dengan puluhan siswa harus mendapatkan penanganan medis.
Data sementara mencatat sebanyak 114 siswa mengalami gejala seperti mual, muntah, dan diare. Dari jumlah tersebut, belasan siswa dilarikan ke Puskesmas Cisayong, sementara satu siswa dirujuk ke RSUD KHZ Musthafa karena membutuhkan perawatan lanjutan.
Guru setempat menyebut gejala mulai dirasakan para siswa pada malam hari setelah menyantap makanan yang disajikan sehari sebelumnya. Sebagian siswa dengan kondisi ringan telah diperbolehkan pulang setelah menjalani observasi.
Camat Cisayong, Ayi Mulyana, memastikan seluruh korban telah ditangani oleh tenaga medis. Ia juga menyatakan penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan.
Berdasarkan keterangan sejumlah siswa, gejala muncul usai mengonsumsi menu sayur sup dari program MBG. Petugas gabungan langsung mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna memastikan sumber keracunan.
Ketua Satgas MBG Tasikmalaya, Ruby Azhari, menegaskan pemerintah daerah telah bergerak cepat menangani kasus ini. Sampel makanan telah dikirim ke laboratorium di Bandung untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sebagai langkah antisipasi, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait dihentikan sementara oleh pemerintah. Kasus ini juga telah dilaporkan ke Badan Gizi Nasional.
Pihak berwenang mengimbau seluruh pengelola program MBG meningkatkan kehati-hatian dalam pengolahan makanan agar kejadian serupa tidak terulang. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!