Suara Bergetar di Mabes AD: Brigjen Wahyu Minta Maaf dan Pamitan Sebagai Kadispenad

Suara Bergetar di Mabes AD: Brigjen Wahyu Minta Maaf dan Pamitan Sebagai Kadispenad

Jakarta, Suarabersama — Momen haru menyelimuti upacara serah terima jabatan kadispenad saat Brigjen TNI Wahyu Yudhayana pamit. Suaranya disebut bergetar ketika menyampaikan permintaan maaf sekaligus ucapan terima kasih atas kerjasama dengan awak media selama masa jabatannya.

Setelah melepas jabatan sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Wahyu menyampaikan harapannya agar Korps Penerangan AD terus menjalin komunikasi yang terbuka dengan media. Dia menegaskan bahwa Dispenad adalah “corong informasi utama” TNI AD, dan meminta Kadispenad barunya, Kolonel Donny Pramono, selalu siap dihubungi untuk konfirmasi dan dialog. 

Sertijab berlangsung dengan khidmat di Mabes AD, dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak. Dalam sambutannya, Wahyu mengungkapkan betapa berat melepaskan jabatan yang penuh dinamika itu — terutama hubungan erat dengan rekan media dan prajurit di penerangan. 

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada jajaran Dispenad dan seluruh awak media atas kerja sama yang telah terjalin. Wahyu berharap Kolonel Donny akan melanjutkan tradisi keterbukaan dan sinergi dengan media demi menjaga kredibilitas TNI AD. 

Sebelum pamit, Wahyu menegaskan satu nilai penting: integritas dan transparansi adalah fondasi informasi publik dalam institusi militer. Ia berharap perannya sebagai Sekretaris Militer Presiden nanti dapat membawa pengaruh positif terkait komunikasi antara militer dan masyarakat. 

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement