JAKARTA, Kameranusantara — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu penanganan bencana alam dengan mengerahkan pesawat angkut untuk membawa bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Operasi ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang masih berada di lokasi bencana dan mengalami keterbatasan akses logistik.
Pesawat angkut jenis NC 212-200 Aviocar dikerahkan untuk mengangkut total sekitar 2 ton bantuan logistik menuju Bandara Rembele, yang menjadi posko distribusi terdekat dari lokasi bencana. Bantuan tersebut disiapkan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan pangan dan kebutuhan dasar warga yang tengah berada di masa tanggap darurat.
Pengiriman logistik dilaksanakan dalam dua tahap penerbangan. Pada penerbangan pertama, pesawat membawa sekitar 1.200 kilogram yang terdiri dari beras, sarden, dan susu. Pada penerbangan lanjutan berikutnya, sekitar 833 kilogram paket bantuan diterbangkan, yang terdiri dari beras, mie instan, biskuit, sarden serta pakaian layak pakai yang dibutuhkan warga.
Petugas TNI AL yang terlibat menjelaskan bahwa pemilihan jalur udara menjadi solusi terbaik karena beberapa rute darat menuju titik-titik paling terdampak masih sulit dilalui akibat kerusakan jalan, tanjakan curam, dan putusnya akses akibat banjir. Setelah bantuan tiba di posko udara, logistik kemudian akan didistribusikan lebih lanjut dengan berbagai moda transportasi lain, termasuk helikopter dan kendaraan darat bila memungkinkan.
Langkah ini merupakan bagian dari respons cepat yang terus dilakukan TNI AL dalam mendukung upaya pemerintah dan instansi lain untuk meringankan beban masyarakat pascabanjir. Selain kebutuhan pangan dan pakaian, tim juga berkoordinasi dengan aparat setempat untuk memastikan seluruh bantuan bisa tersalurkan dengan tertib dan tepat sasaran.
Dengan pengiriman logistik ini, diharapkan warga yang terdampak dapat segera menerima dukungan dasar untuk mempertahankan kehidupan sehari-hari dan mempercepat proses pemulihan pasca bencana di kawasan Aceh Tengah.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!