Jakarta - Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan menegaskan dua warga sipil yang tewas akibat serangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Minggu (21/9/2025), bukanlah intelijen.
Menurut Candra, tuduhan yang dilontarkan OPM melalui narasi mereka tidak benar. “Selain bukan intelijen, kedua warga tersebut juga bukan prajurit TNI seperti yang dituduhkan,” ujarnya.
“Menurut informasi yang diperoleh bahwa OPM telah membunuh 2 warga sipil dan dipastikan kedua korban bukan Prajurit TNI, serta bukan intelijen militer,” tegasnya saat dikonfirmasi seputarpapua.com, Minggu malam.
“Kronologis kejadian masih ditelusuri karena terbatasnya jaringan komunikasi,” tutupnya.
Ia menambahkan, aparat TNI-Polri bersama pemerintah daerah kini fokus melakukan pengamanan wilayah sekaligus memastikan situasi tetap kondusif pasca serangan mematikan tersebut.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!