Wamena, kameranusantara.id - Sebanyak 24 orang dilaporkan tewas setelah jembatan gantung Wouma di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, putus dan menyebabkan korban tenggelam di Sungai Uwe Wamena.
Kapolres Jayawijaya Anak Agung Made Satriya Bimantara mengatakan proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari Polri, Kodim 1702/Jayawijaya, dan Basarnas Wamena.
“Hingga hari ini sudah ditemukan 24 korban,” ujar Kapolres di Wamena, Minggu (17/5/2026).
Meski demikian, pihak kepolisian menyebut jumlah pasti korban masih belum dapat dipastikan karena informasi yang diterima dari masyarakat masih simpang siur.
Menurut Kapolres, sejak peristiwa putusnya jembatan pada 7 Mei 2026, berbagai laporan jumlah korban terus berubah, mulai dari tujuh hingga puluhan orang.
Tim gabungan saat ini memfokuskan pencarian di tiga titik, yakni area sekitar jembatan gantung yang putus, kawasan muara dekat Bandara Wamena, hingga wilayah Yikuba.
Kapolres menjelaskan pencarian intensif dilakukan untuk membantu keluarga korban sekaligus meredam ketegangan yang berkembang di masyarakat.
Peristiwa putusnya jembatan gantung Wouma disebut turut memicu konflik antarsuku di wilayah Wamena. Aparat keamanan masih berupaya menjaga situasi tetap kondusif sambil melanjutkan pencarian korban yang diduga masih hilang di aliran sungai. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!