Jakarta, kameranusantara.id - Pernyataan Amien Rais yang beredar melalui video dan menyinggung Sekretaris Kabinet serta Presiden Prabowo Subianto dinilai berpotensi memicu kegaduhan politik di ruang publik.
Tokoh aktivis perempuan, Mubha Kahar Muang, menilai kritik yang disampaikan Amien Rais tidak bisa dipandang sekadar sebagai ekspresi spontan. Ia menduga ada upaya untuk memancing reaksi dari pemerintah maupun pendukung Presiden.
Menurut Mubha, respons berlebihan terhadap kritik tersebut justru bisa dimanfaatkan untuk membangun narasi bahwa pemerintah antikritik dan membatasi kebebasan berpendapat.
“Kalau ditanggapi secara emosional, itu justru bisa memperkeruh situasi dan memperkuat kesan bahwa pemerintah alergi terhadap kritik,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Ia juga menyoroti posisi Amien Rais sebagai tokoh senior nasional yang pernah memegang jabatan penting di tingkat negara. Karena itu, Mubha menilai gaya penyampaian kritik yang muncul belakangan dianggap tidak mencerminkan sikap seorang negarawan.
Menurut dia, rekam jejak pernyataan Amien Rais sebelumnya juga menunjukkan adanya desakan berulang agar Sekretaris Kabinet dicopot dari jabatannya.
Mubha meminta pemerintah, termasuk pihak Istana dan para pendukung Presiden, tidak terpancing untuk membalas pernyataan tersebut secara berlebihan. Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan menjaga ruang publik tetap kondusif di tengah meningkatnya tensi politik nasional. “Menjaga kewarasan publik jauh lebih penting daripada sekadar memenangkan polemik sesaat,” katanya. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!