Jakarta, Kameranusantara.id - Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat sinergi dengan TNI dengan menggandeng Yonif TP 804/Dharma Bhakti Asasta Yuddha (DBAY) Kabupaten Nabire, Papua Tengah guna mendorong hilirisasi pangan dan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Koordinator Wilayah BGN Nabire Marcell Asyerem di Nabire, Kamis, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah konkret dalam memastikan ketersediaan pangan bergizi yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
“Hilirisasi pangan di Nabire bukan lagi sekadar narasi, melainkan aksi. Kita memastikan bahwa apa yang ditanam di tanah ini, dinikmati oleh anak-anak kita dalam bentuk nutrisi terbaik,” katanya.
Ia menjelaskan sinergi antara BGN dan Yonif TP 804 sejalan dengan arahan Presiden terkait percepatan hilirisasi dan penguatan ketahanan pangan nasional, terutama di wilayah timur Indonesia.
Menurut dia, Yonif TP 804 kini berperan sebagai pusat produksi pangan hulu yang terintegrasi dengan kebutuhan hilir, yakni dapur program MBG di daerah setempat.
Dalam kunjungan tersebut, BGN meninjau langsung pengelolaan lahan yang telah dikembangkan menjadi kawasan produktif, meliputi sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.
“Unit ini mampu menyediakan sayur-mayur, sumber karbohidrat, hingga protein hewani yang menjadi komponen utama pemenuhan gizi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan penguatan produksi pangan lokal tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus menjaga stabilitas distribusi pangan di Papua Tengah.
Selain itu, kata dia, kolaborasi tersebut juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sumber daya lokal yang berkelanjutan.
“Sinergi ini tidak hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui sistem pangan yang terintegrasi,” katanya.
BGN optimistis kolaborasi lintas sektor tersebut dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat di Papua Tengah.
Saat ini BGN Nabire sudah memiliki 14 SPPG untuk melayani kebutuhan gizi anak-anak sekolah dan kelompok 3B di Nabire, sehingga semakin banyak membutuhkan bahan makanan.- Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat sinergi dengan TNI dengan menggandeng Yonif TP 804/Dharma Bhakti Asasta Yuddha (DBAY) Kabupaten Nabire, Papua Tengah guna mendorong hilirisasi pangan dan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Koordinator Wilayah BGN Nabire Marcell Asyerem di Nabire, Kamis, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah konkret dalam memastikan ketersediaan pangan bergizi yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
“Hilirisasi pangan di Nabire bukan lagi sekadar narasi, melainkan aksi. Kita memastikan bahwa apa yang ditanam di tanah ini, dinikmati oleh anak-anak kita dalam bentuk nutrisi terbaik,” katanya.
Ia menjelaskan sinergi antara BGN dan Yonif TP 804 sejalan dengan arahan Presiden terkait percepatan hilirisasi dan penguatan ketahanan pangan nasional, terutama di wilayah timur Indonesia.
Menurut dia, Yonif TP 804 kini berperan sebagai pusat produksi pangan hulu yang terintegrasi dengan kebutuhan hilir, yakni dapur program MBG di daerah setempat.
Dalam kunjungan tersebut, BGN meninjau langsung pengelolaan lahan yang telah dikembangkan menjadi kawasan produktif, meliputi sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.
“Unit ini mampu menyediakan sayur-mayur, sumber karbohidrat, hingga protein hewani yang menjadi komponen utama pemenuhan gizi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan penguatan produksi pangan lokal tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus menjaga stabilitas distribusi pangan di Papua Tengah.
Selain itu, kata dia, kolaborasi tersebut juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sumber daya lokal yang berkelanjutan.
“Sinergi ini tidak hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui sistem pangan yang terintegrasi,” katanya.
BGN optimistis kolaborasi lintas sektor tersebut dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat di Papua Tengah.
Saat ini BGN Nabire sudah memiliki 14 SPPG untuk melayani kebutuhan gizi anak-anak sekolah dan kelompok 3B di Nabire, sehingga semakin banyak membutuhkan bahan makanan.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!