DPR: Penarikan Pasukan TNI dari UNIFIL Harus Dikaji Matang

DPR: Penarikan Pasukan TNI dari UNIFIL Harus Dikaji Matang

Jakarta, kameranusantara.id - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan bahwa usulan penarikan prajurit TNI dari misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon tidak bisa diputuskan secara tergesa-gesa.

Menurutnya, langkah tersebut harus melalui pertimbangan strategis lintas lembaga, melibatkan TNI, Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, serta Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai pihak yang menaungi misi tersebut.

Dave menekankan, kehadiran prajurit Indonesia di UNIFIL merupakan bagian dari komitmen negara dalam menjaga perdamaian dunia. Karena itu, setiap keputusan terkait penarikan pasukan harus mempertimbangkan aspek diplomasi, keamanan, dan tanggung jawab internasional.

Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon, ia juga menilai langkah Panglima TNI Agus Subiyanto yang menginstruksikan prajurit untuk berlindung di bunker atau markas UNIFIL sebagai respons yang tepat. Kebijakan tersebut dinilai mencerminkan kesiapsiagaan dan keseriusan dalam melindungi personel di lapangan.

“Keselamatan prajurit tetap menjadi prioritas, namun keputusan strategis tetap harus mempertimbangkan peran Indonesia dalam misi perdamaian global,” ujarnya. (kls)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement