Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Jakarta, kameranusantara.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran berujung buntu. Situasi ini langsung berdampak pada lonjakan harga minyak dunia.

Mengutip laporan pasar global, harga minyak mentah berjangka AS untuk pengiriman Mei 2026 melonjak hampir 8 persen ke level US$104,20 per barel. Sementara itu, minyak mentah acuan internasional Brent untuk pengiriman Juni 2026 naik sekitar 7 persen menjadi US$101,86 per barel.

Kenaikan harga ini dipicu meningkatnya ketidakpastian geopolitik, terutama setelah ancaman blokade di Selat Hormuz—jalur vital distribusi energi dunia.

Pemerintah AS melalui Komando Pusat Militernya menyatakan akan membatasi lalu lintas kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran. Namun, kapal yang hanya melintas tanpa tujuan ke pelabuhan Iran disebut tetap diizinkan.

Presiden Donald Trump bahkan mengumumkan rencana blokade maritim sebagai respons atas gagalnya perundingan damai yang berlangsung di Pakistan. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi memperburuk ketegangan dan mengganggu rantai pasok energi global.

Selain itu, sejumlah sumber menyebut Washington tengah mempertimbangkan opsi serangan terbatas terhadap Iran sebagai langkah menekan kebuntuan diplomasi.

Situasi ini membuat pasar energi global kembali bergejolak. Para pelaku pasar mencermati perkembangan konflik, mengingat kawasan Timur Tengah—khususnya Selat Hormuz—merupakan jalur utama pengiriman minyak dunia.

Jika eskalasi berlanjut, lonjakan harga energi diperkirakan masih akan berlanjut dan berdampak pada perekonomian global. (kls)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement