WAMENA, kameranusantara.id – Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman memastikan pembangunan ribuan rumah bagi kepala suku dan masyarakat orang asli Papua (OAP) di wilayah Papua Pegunungan akan segera direalisasikan.
Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP, Aziz Andriansyah, menyebut program tersebut merupakan instruksi langsung dari Prabowo Subianto.
“Program 2.200 rumah ini adalah perintah presiden yang ditujukan untuk masyarakat dan kepala suku di delapan kabupaten Papua Pegunungan,” ujarnya dalam keterangan di Wamena, Rabu (18/3/2026).
Program Khusus di Luar Skema Reguler
Aziz menegaskan, proyek ini berbeda dari program perumahan pemerintah pada umumnya. Pembangunan tersebut masuk kategori program khusus, sehingga memerlukan aturan dan mekanisme tersendiri.
Berbeda dengan program reguler seperti rumah susun, bantuan rumah swadaya, hingga renovasi rumah, proyek ini disiapkan dengan pendekatan khusus, mulai dari regulasi hingga teknis pelaksanaan.
“Karena ini instruksi presiden, maka seluruh prosesnya juga disiapkan secara khusus, termasuk kriteria dan prosedurnya,” jelasnya.
Sasar Delapan Kabupaten
Total 2.200 unit rumah akan dibangun di wilayah Papua Pegunungan. Rinciannya, sebanyak 2.000 unit rumah tipe 45 untuk masyarakat, serta 200 unit rumah tipe 90 yang diperuntukkan bagi kepala suku.
Pemerintah berharap program ini dapat berjalan lancar tanpa kendala, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.
Selain itu, pembangunan perumahan ini diharapkan menjadi bagian dari percepatan pembangunan di Papua Pegunungan serta memperkuat kehadiran negara di daerah tersebut. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!