Jakarta, kameranusantara.id - Pemerintah Provinsi Papua mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 74,69 poin sepanjang 2025. Capaian ini dinilai mencerminkan peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri, menyebut angka tersebut sebagai indikator penting keberhasilan pembangunan, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat.
Indikator Pembangunan Membaik
Menurut Fakhiri, kenaikan IPM merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Ia menilai arah pembangunan Papua saat ini sudah berada di jalur yang tepat.
Peningkatan ini ditopang oleh sejumlah program prioritas, seperti perluasan akses pendidikan, penguatan layanan kesehatan dasar, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Didukung Tren Positif Lainnya
Selain IPM, sejumlah indikator makro juga menunjukkan perbaikan. Tingkat kemiskinan tercatat sebesar 19,16 persen, sementara tingkat pengangguran berada di angka 6,97 persen. Adapun angka harapan hidup masyarakat mencapai 70,77 tahun.
Capaian tersebut dinilai menjadi modal penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan ke depan, terutama untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan pemerataan kesejahteraan.
Fokus Jaga Tren Positif
Ke depan, Pemprov Papua menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan agar kualitas hidup masyarakat terus meningkat. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendorong kemajuan Papua agar lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!