Pengamat Nilai Pemerintahan Prabowo Masih Demokratis

Pengamat Nilai Pemerintahan Prabowo Masih Demokratis

Jakarta, kameranusantara.id - Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Ayip Tayana, menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih berada dalam koridor demokrasi dan belum menunjukkan ciri otoritarianisme.

Menurut Ayip, salah satu indikator utama adalah keterbukaan pemerintah terhadap kritik publik. Ia menegaskan, rezim yang bersifat otoriter umumnya membatasi ruang kritik sejak awal, sementara hal tersebut belum terlihat dalam pemerintahan saat ini.

Meski demikian, ia mengingatkan adanya “area abu-abu” dalam membedakan kritik yang konstruktif dengan ujaran kebencian. Hal ini dinilai perlu dikelola secara proporsional agar tidak mengganggu kualitas demokrasi sekaligus tetap menjaga kebebasan berekspresi.

Ayip menyebut sejumlah indikator yang menunjukkan karakter demokratis, antara lain masih terbukanya ruang kritik, komitmen penegakan hukum, serta tidak adanya pembatasan sistematis terhadap oposisi maupun masyarakat sipil.

“Sejauh ini belum ada bukti kuat untuk menyebut pemerintah bersifat otoriter, tetapi pengawasan publik tetap diperlukan agar tidak bergeser ke arah yang lebih restriktif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti komitmen pemerintah dalam penegakan hukum, termasuk upaya menuntaskan kasus kekerasan terhadap aktivis, sebagai sinyal positif bagi transparansi dan akuntabilitas.

Meski demikian, Ayip menekankan bahwa komitmen tersebut harus terus dikawal agar tidak berhenti pada tataran pernyataan, melainkan benar-benar terealisasi dalam kebijakan dan tindakan nyata. (kls)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement