PPATK Blokir Rekening Dormant: Ini 3 Kriterianya

PPATK Blokir Rekening Dormant: Ini 3 Kriterianya

Jakarta, Kameranusantara.id - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengumumkan adanya tiga kriteria rekening tidur yang akan dikenai pemblokiran sementara.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menyatakan upaya ini ditujukan pada rekening dormant, yakni rekening yang tidak menunjukkan aktivitas transaksi setidaknya selama tiga bulan.

"Tujuan utamanya adalah mendorong bank dan pemilik rekening untuk melakukan verifikasi ulang dan memastikan rekening serta hak/kepentingan nasabah terlindungi serta tidak disalahgunakan untuk berbagai kejahatan," jelas PPATK dalam keterangan resminya, Selasa (29/7).

Kriteria pertama meliputi rekening dormant yang terkait dengan tindak pidana. Contohnya adalah rekening yang terlibat dalam transaksi jual beli ilegal, peretasan, atau aktivitas melawan hukum lainnya.

Kriteria kedua mencakup rekening penerima bantuan sosial yang tidak aktif selama lebih dari tiga tahun.

Sedangkan yang ketiga adalah rekening milik lembaga pemerintah atau bendahara pengeluaran yang dinyatakan tidak aktif. PPATK menekankan rekening jenis ini seharusnya tetap aktif dan dalam pengawasan.

Ivan menyoroti  rekening dormant memiliki potensi besar untuk disalahgunakan, misalnya sebagai sarana penyimpanan dana hasil kejahatan, jual beli rekening, kejahatan siber, penggunaan atas nama orang lain (nominee), transaksi narkoba, hingga praktik korupsi.

"PPATK telah meminta perbankan untuk segera melakukan verifikasi data nasabah. Pengkinian data nasabah perlu dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga tidak merugikan nasabah sah serta menjaga perekonomian dan integritas sistem keuangan Indonesia," tegasnya.

Meskipun rekening diblokir, dana nasabah dipastikan tetap aman dan tidak berkurang sepeser pun. Apabila merasa keberatan, nasabah dapat mengajukan permohonan melalui formulir online di bit.ly/FormHensem.

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement