Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Forbes Global CEO
Conference 2025 yang berlangsung di Jakarta pada Rabu malam. Dalam kesempatan
itu, ia berbagi pandangannya tentang kondisi perekonomian Indonesia melalui
sesi wawancara eksklusif bersama Pimpinan Forbes Media, Steve Forbes, dalam
sesi utama bertajuk "A Meeting of Minds."
Setibanya di lokasi acara, Presiden Prabowo disambut
langsung oleh Steve Forbes, yang juga mengantarkannya ke area jamuan makan
malam. Presiden tampil mengenakan batik cokelat tua, sementara Steve Forbes
juga memilih mengenakan batik untuk wawancara khusus dengan Presiden Prabowo.
Presiden tiba sekitar pukul 19.00 WIB, didampingi oleh
sejumlah tokoh penting seperti Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan
Perkasa Roeslani, yang juga menjabat sebagai CEO Danantara, Sekretaris Kabinet Teddy
Indra Wijaya, serta adik kandung Presiden, Hashim S. Djojohadikusumo. Turut
hadir pula Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie, CIO Danantara Pandu P.
Sjahrir, dan Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani.
Dalam jamuan makan malam tersebut, Presiden duduk satu
meja dengan Steve Forbes dan CEO Forbes Asia, William Adamopoulos. Momen
tersebut juga dimanfaatkan oleh Presiden Prabowo dan Steve Forbes untuk
berbincang santai.
Usai santap malam, Presiden dan rombongan melanjutkan
agenda ke sesi utama konferensi, yaitu dialog eksklusif yang menjadi puncak
acara Forbes Global CEO Conference 2025. Di atas panggung, Steve Forbes
menggali pemikiran serta perspektif Presiden Prabowo seputar perekonomian
nasional dan dinamika geoekonomi global.
Undangan kepada Presiden Prabowo untuk hadir dalam
konferensi ini disampaikan langsung oleh Steve Forbes di Jakarta pada 23 Juli
2025. Steve, yang berkewarganegaraan Amerika Serikat dan tinggal di New Jersey,
datang langsung ke Indonesia untuk menyampaikan undangan pribadi kepada
Presiden.
Dalam pertemuan di Istana Kepresidenan RI, Steve
menjelaskan alasan utama di balik undangan tersebut. Ia menilai kemajuan yang
diraih Indonesia menjadi sorotan global.
"Kemajuan yang telah dicapai Indonesia, dan yang
lebih penting lagi akan dicapai Indonesia akan menjadi catatan penting bagi
masyarakat dunia, dan saya pikir akan menjadi inspirasi bagi negara-negara
lain. Kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Presiden anda (Presiden Prabowo,
red.) merupakan sebuah inspirasi," kata Steve Forbes.
Steve juga menyampaikan harapannya agar Presiden Prabowo
menjelaskan lebih lanjut mengenai kebijakan deregulasi yang dijalankan dan
dampaknya terhadap iklim investasi di Indonesia.
"Beliau membuat kemajuan pesat dalam deregulasi,
hasil pertanian meningkat, belum lagi ada pemberantasan korupsi yang menjadikan
bisnis lebih lancar dan mudah di Indonesia," kata Steve.
Konferensi Forbes Global CEO Conference pertama kali
digelar pada tahun 2001 di Singapura, dan sejak itu diselenggarakan secara
rutin di berbagai negara. Jakarta sendiri pernah menjadi tuan rumah Forbes CEO
Global Forum pada tahun 2016.
Ajang tahun ini berlangsung dari tanggal 14 hingga 15
Oktober dan menghadirkan para CEO serta tokoh inovatif dari berbagai sektor.
Dari Indonesia, beberapa tokoh yang turut hadir antara lain Menteri Investasi
sekaligus CEO Danantara Rosan P. Roeslani, Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie, CIO
Danantara Pandu Sjahrir, Direktur Utama DCI Indonesia Otto Toto Sugiri, Ketua
Umum Apindo Shinta Kamdani, Managing Director Tanoto Foundation Belinda Tanoto,
Executive Director Salim Group Axton Salim, dan Co-CEO MNC Group Angela
Tanoesoedibjo. (*)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!