Prabowo Tekankan Pentingnya Sistem Ekonomi Campuran di Forbes Global CEO Conference 2025

Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Forbes Global CEO Conference 2025 yang digelar di Hotel The St. Regis, Jakarta, pada Rabu (15/10/2025) malam.

Acara bergengsi tersebut mempertemukan lebih dari 400 CEO, investor, dan wirausahawan global untuk membahas arah perekonomian dunia di tengah ketidakpastian global.

Dalam forum internasional bertema “A Meeting of Minds”, Prabowo tampil sebagai pembicara bersama Chairman and Editor-in-Chief Forbes Media, Steve Forbes.
Dalam paparannya, Presiden menekankan pentingnya penerapan sistem ekonomi campuran—sebuah pendekatan yang menggabungkan nilai-nilai terbaik dari kapitalisme dan sosialisme—untuk mencapai pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkeadilan.

“Saya pernah bertanya kepada ayah saya, ‘Ayah, sistem ekonomi yang terbaik itu apa?’ dan beliau menjawab, ‘Sistem ekonomi yang terbaik bagi kita, bagi Indonesia, haruslah sistem ekonomi campuran. Kita harus mengambil yang terbaik dari kapitalisme dan yang terbaik dari sosialisme,’” ujar Prabowo dalam forum tersebut.

Menurut Kepala Negara, pendekatan itu diperlukan agar kemakmuran nasional tidak terkonsentrasi pada segelintir pihak, melainkan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya kira sekarang, pemikiran seperti inilah yang akan menjadi arus utama,” kata Prabowo menegaskan.

Sebagai informasi, Forbes Global CEO Conference merupakan forum tahunan yang telah digelar sejak tahun 2001. Tahun 2024 lalu konferensi ini berlangsung di Bangkok, Thailand, dan untuk pertama kalinya pada 2025, Indonesia menjadi tuan rumah.

Selama dua hari penyelenggaraan, forum ini menghadirkan sejumlah tokoh bisnis, pemimpin industri, serta pembuat kebijakan dari Asia, Eropa, hingga Amerika Serikat, untuk berbagi pandangan terkait inovasi, investasi, dan arah masa depan ekonomi global.

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement