JAKARTA, kameranusantara.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Kabinet Merah Putih bekerja secara solid dan memiliki kekompakan dalam menjalankan agenda pemerintahan. Ia menyebut dukungan para menteri, aparat penegak hukum, hingga pimpinan TNI dan Polri menjadi modal penting dalam mengawal program pemerintah.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri pembukaan Kongres ke-18 Muslimat NU di Surabaya. Menurutnya, kinerja pemerintah dalam masa awal pemerintahan telah menunjukkan hasil yang melampaui ekspektasi sejumlah pihak.
Prabowo bahkan menyindir kalangan pengamat yang selama ini kerap melontarkan kritik terhadap pemerintahannya. Ia menilai berbagai capaian yang diraih dalam periode awal kepemimpinannya menjadi bukti bahwa kerja kabinet berjalan efektif.
"Saya merasa memiliki tim yang kuat dan kompak dalam menjalankan tugas negara," ujar Prabowo.
Meski demikian, Kepala Negara mengingatkan bahwa penilaian terhadap pemerintah tidak seharusnya hanya berfokus pada 100 hari pertama. Ia menegaskan mandat yang diberikan rakyat berlaku untuk lima tahun masa pemerintahan.
Menurut Prabowo, berbagai langkah yang ditempuh pemerintah dilandasi komitmen untuk menegakkan keadilan, kejujuran, dan kepentingan rakyat. Ia optimistis tujuan tersebut dapat tercapai apabila seluruh jajaran tetap bekerja dengan niat yang baik.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti potensi besar yang dimiliki Indonesia. Namun, ia menilai kekayaan negara harus dibarengi keberanian untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki berbagai persoalan yang masih terjadi.
Salah satu yang menjadi perhatian Presiden adalah praktik korupsi. Prabowo kembali mengingatkan para pelaku korupsi agar mengembalikan uang negara yang telah dirugikan. Ia menegaskan pemerintah tetap mengedepankan pendekatan persuasif, tetapi tidak akan ragu mengambil langkah hukum apabila imbauan tersebut diabaikan.
"Kalau tidak ada kesadaran untuk memperbaiki diri, aparat penegak hukum akan menjalankan tugasnya sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Prabowo menambahkan, pemberantasan korupsi akan terus menjadi prioritas pemerintah sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!