Jakarta, Kameranusantara.id - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan pesan langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada para buruh yang menggelar aksi Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan kompleks parlemen, Jakarta. Pesan tersebut disampaikan saat audiensi bersama perwakilan serikat buruh dari berbagai organisasi, termasuk Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK).
Dalam kesempatan tersebut, Dasco mengungkapkan bahwa Presiden tetap memberikan perhatian kepada seluruh elemen buruh, termasuk mereka yang tidak hadir dalam kegiatan peringatan di Monumen Nasional (Monas).
"Saya terima telepon dari Pak Presiden, walaupun tadi kawan-kawan tidak bersama dengan Presiden merayakan Hari Buruh, didapat salam dari Pak Presiden mengucapkan selamat Hari Buruh buat kawan-kawan sekalian," kata Dasco di kompleks parlemen.
Peringatan May Day 2026 di Jakarta sendiri berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni di Monas melalui kegiatan May Day Fiesta yang dihadiri Presiden, serta aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR RI.
Dalam audiensi tersebut, DPR RI menegaskan komitmennya untuk menampung dan mendengarkan seluruh aspirasi yang disampaikan oleh para buruh sebagai bagian dari proses demokrasi yang konstruktif.
"Teman-teman akan menyampaikan aspirasi kepada DPR RI bertepatan dengan Hari Buruh. Untuk itu mungkin dari perwakilan kawan-kawan sekalian menyampaikan," ucap dia.
Sementara itu, sebagian kelompok buruh memilih menggelar aksi secara mandiri di depan Gedung DPR RI sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara langsung. Meski terdapat perbedaan lokasi kegiatan, pemerintah tetap membuka ruang dialog dan komunikasi dengan seluruh elemen buruh.
Langkah pemerintah yang tetap hadir melalui peringatan di Monas sekaligus membuka ruang audiensi di DPR menunjukkan pendekatan inklusif dalam merespons dinamika ketenagakerjaan. Dengan komunikasi yang terus terjalin, diharapkan berbagai aspirasi buruh dapat dikelola secara konstruktif untuk mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan pekerja. (*)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!