Sekolah, Orang Tua, dan Polisi Perlu Bersinergi Cegah Perundungan di Lingkungan

Sekolah, Orang Tua, dan Polisi Perlu Bersinergi Cegah Perundungan di Lingkungan

Kameranusantara – Pencegahan perundungan di kalangan pelajar membutuhkan keterlibatan sekolah, orang tua, masyarakat, dan aparat penegak hukum. Hal tersebut menjadi perhatian menyusul laporan dugaan perundungan terhadap 14 siswi kelas VIII SMP Negeri 10 Tangerang Selatan yang kini tengah ditelusuri oleh pihak terkait.

Informasi yang beredar menyebutkan para siswi diduga mengalami perlakuan yang melibatkan pemaksaan mengonsumsi cairan racikan saat berkumpul di luar lingkungan sekolah. Menurut keterangan orang tua korban, sejumlah anak mengalami gangguan kesehatan setelah kejadian tersebut. Seluruh dugaan itu masih perlu ditangani berdasarkan keterangan dan bukti yang dapat diverifikasi.

Kepala SMPN 10 Tangerang Selatan, Kunardi, menyatakan bahwa pihak sekolah telah menerima laporan dari orang tua siswa dan menugaskan tim untuk mendalami informasi yang disampaikan. Sekolah juga melakukan pemanggilan terhadap orang tua terkait serta meneruskan laporan perkembangan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan.

Sementara itu, Polsek Ciputat Timur melakukan pengecekan awal dan mengumpulkan informasi untuk memastikan kronologi kejadian. Kepolisian turut mendorong koordinasi dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak agar penanganan kasus yang melibatkan anak dapat berjalan secara tepat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan perundungan tidak cukup hanya melalui aturan tertulis. Pelajar perlu mendapatkan pemahaman mengenai batas perilaku yang aman, penghormatan terhadap sesama, serta keberanian untuk melaporkan tindakan intimidasi tanpa takut mendapat ancaman lanjutan.

Orang tua juga memiliki peran penting dalam membangun komunikasi terbuka dengan anak. Perubahan perilaku, keluhan kesehatan, atau ketakutan untuk pergi ke sekolah perlu diperhatikan agar masalah dapat diketahui lebih awal.

Di lingkungan pendidikan, mekanisme pelaporan yang aman, pendampingan korban, pengawasan aktivitas siswa, dan tindak lanjut yang transparan dapat membantu membangun rasa percaya. Apabila ditemukan pelanggaran, penanganan perlu disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan perlindungan anak.

Sinergi seluruh pihak diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik. Setiap anak berhak memperoleh pendidikan tanpa intimidasi maupun kekerasan.(*)

Olahraga

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Kameranusantara.id - Kapten Tim Nasional Argentina, Lionel Messi menyampaikan keberhasilan Albiceleste melaju ke final Piala Dunia 2026 merupakan

Advertisement