Kameranusantara — Pancasila tidak cukup hanya dipahami sebagai materi pembelajaran, tetapi perlu diwujudkan melalui perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya Universitas Pancasila dalam membentuk karakter mahasiswa melalui penerapan nilai-nilai ideologi Pancasila.
Universitas Pancasila melalui Lembaga Penerapan Ideologi Pancasila (LPIP) menyiapkan pelatihan bagi sivitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, pimpinan hingga tenaga kependidikan. Program tersebut diarahkan agar nilai Pancasila dapat diterapkan secara konkret di lingkungan kampus maupun dalam kehidupan sosial.
Rektor Universitas Pancasila Adnan Hamid menjelaskan bahwa penerapan nilai Pancasila disesuaikan dengan bidang keilmuan mahasiswa. Artinya, mahasiswa tidak hanya mempelajari seluruh sila secara umum, tetapi diarahkan untuk memahami penerapan nilai tertentu yang relevan dengan bidang studinya.
Salah satu contoh yang diberikan adalah mahasiswa Fakultas Hukum yang mendapatkan penguatan pada nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. Kolaborasi juga menjadi salah satu bentuk perilaku yang diperkenalkan sebagai bagian dari penerapan nilai Pancasila.
Universitas Pancasila bahkan menyiapkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang dapat menjadi bagian dari pengakuan terhadap pemahaman dan pembentukan karakter mahasiswa dalam menerapkan nilai Pancasila.
Selain pembelajaran di lingkungan kampus, penerapan nilai tersebut juga menyentuh perilaku mahasiswa di ruang digital. Mahasiswa diarahkan untuk tidak melakukan penghinaan, mencela, memaki, menyudutkan, mengintimidasi ataupun melakukan kekerasan verbal melalui media sosial.
Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan Pancasila dapat disesuaikan dengan tantangan kehidupan generasi muda saat ini. Nilai seperti pengendalian diri, sikap adil, menghormati perbedaan dan membangun kolaborasi menjadi semakin relevan di tengah perkembangan teknologi informasi.
Upaya Universitas Pancasila tersebut menjadi contoh bahwa perguruan tinggi memiliki ruang strategis dalam memperkuat karakter generasi muda. Dengan pemahaman yang diterapkan dalam perilaku, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten di bidangnya, tetapi juga mampu menjaga nilai kebersamaan dan kehidupan berbangsa yang berlandaskan Pancasila.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!