DPR Janji Awasi Kasus WNA Singapura Diduga Bekerja Tanpa Izin: Deportasi Jadi Pilihan Jika Te

DPR Janji Awasi Kasus WNA Singapura Diduga Bekerja Tanpa Izin: Deportasi Jadi Pilihan Jika Te

Jakarta, kameranusantara.id - Dugaan pekerja ilegal yang menyeret seorang warga negara Singapura berinisial TCL kembali memicu sorotan publik dan parlemen. TCL baru-baru ini diperiksa oleh Kantor Wilayah Imigrasi Jakarta setelah dipanggil untuk ketiga kalinya terkait laporan bahwa ia bekerja di Indonesia sejak 2016 tanpa izin yang sah.

Berdasarkan informasi, TCL diduga bekerja di tiga perusahaan besar di Tanah Air, salah satunya tercatat sebagai Direktur di Bridgestone Tire Indonesia. Kasus yang diduga berlangsung selama sekitar 10 tahun ini menimbulkan pertanyaan serius terkait efektivitas pengawasan institusi imigrasi.

Anggota Komisi XIII DPR RI, Muhammad Shadiq Pasadigoe, mengatakan beban tugas Kementerian Hukum dan HAM melalui Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan cukup berat dan kompleks, sehingga potensi kelalaian bisa terjadi. Namun, ia menekankan bahwa kelalaian selama satu atau dua kali masih bisa dimaklumi; bila berlangsung bertahun-tahun, hal itu menunjukkan masalah sistemik.

“Kalau sistem pengawasan tidak berjalan optimal, kecolongan-kecolongan seperti ini bisa muncul. Pengawasan terhadap Tenaga Kerja Asing harus dilakukan secara tegas dan rutin,” ujar Shadiq usai rapat dengar pendapat di kompleks DPR pada Selasa (27/1/2026).

Terkait sanksi, Shadiq menegaskan aturan sudah jelas: tenaga kerja asing tanpa izin kerja berisiko dikenai tindakan administratif hingga deportasi. Ia juga mengingatkan kemungkinan adanya praktik kerja ilegal yang melibatkan pihak internal institusi atau pihak swasta. Jika ditemukan keterlibatan pejabat atau pihak lain yang bermain di luar aturan, sanksi tegas harus diberlakukan.

“Kita tidak boleh toleran terhadap permainan di luar ketentuan, baik dari sisi TKA maupun oknum pejabat,” tegasnya.

Anggota Komisi XIII lain dari Fraksi NasDem, Ali Mazi, turut menyerukan perbaikan kinerja lembaga imigrasi agar kasus serupa tidak terulang. Komisi XIII menyatakan akan terus memantau proses pemeriksaan dan menindaklanjuti temuan untuk memastikan penegakan hukum dan kedaulatan negara berjalan.

Sumber di lingkungan Imigrasi menyebut pemeriksaan terhadap TCL sedang berlangsung untuk mengumpulkan bukti terkait riwayat kerja dan izin yang dimiliki. Proses lebih lanjut akan menentukan apakah TCL akan dikenai tindakan administratif atau pidana, serta kemungkinan deportasi bila terbukti bekerja tanpa izin. (kls)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement