Kameranusantara – Pemerintah terus memperkuat fondasi perekonomian nasional melalui investasi, peningkatan produktivitas, pengembangan industri dan perluasan akses pasar global.
Kondisi ekonomi Indonesia hingga Semester I 2026 tercatat tumbuh 5,45 persen. Pemerintah juga mencatat sejumlah indikator lain yang mendukung ketahanan ekonomi, termasuk realisasi investasi Semester I 2026 sebesar Rp1.010,6 triliun yang menyerap 1.448.862 tenaga kerja Indonesia.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menilai capaian pertumbuhan dan kondisi ekonomi yang terjaga dapat menjadi modal untuk terus memperluas kesempatan kerja serta meningkatkan ekspor Indonesia ke pasar dunia.
Di sisi lain, pemerintah juga mendorong peningkatan nilai tambah produk nasional dan efisiensi logistik sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing. Pemerintah menyebut investasi, produktivitas dan ekspor bernilai tambah sebagai elemen penting dalam arah kebijakan ekonomi 2027.
Penguatan investasi turut menjadi bagian penting dalam strategi tersebut. Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi menunjukkan realisasi investasi Semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Langkah tersebut menunjukkan fokus pemerintah tidak hanya menjaga pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat kapasitas produksi, membuka lapangan kerja dan memperluas peluang produk Indonesia menembus pasar internasional.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!