Gereja di Jombang Buka Penginapan Gratis untuk Peserta Muktamar NU ke-35

Gereja di Jombang Buka Penginapan Gratis untuk Peserta Muktamar NU ke-35

JOMBANG, kameranusantara.id — Semangat toleransi terlihat di tengah pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur. Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Jombang menyediakan tempat menginap gratis bagi peserta muktamar dan warga Nahdliyin.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari dukungan komunitas lintas agama untuk membantu kelancaran pelaksanaan Muktamar NU yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas.

Guru Injil GKJW Jombang Pramoedito mengatakan gereja membuka posko sebagai tempat singgah bagi peserta yang membutuhkan tempat bermalam selama muktamar.

"GKJW Jombang membuka posko untuk tempat singgah atau tempat bermalam dari teman-teman Nahdliyin dalam rangka mendukung Muktamar ke-35 NU," kata Pramoedito, Sabtu (29/8/2026).

Fasilitas yang disediakan mencakup ruang tidur dengan kasur dan pendingin ruangan, kamar mandi, WiFi, serta minuman bagi para tamu.

Posko tersebut mulai dibuka sejak 23 Agustus dan dijadwalkan tetap melayani hingga seluruh rangkaian muktamar selesai. Lokasinya berada di pusat Kota Jombang, sekitar lima kilometer dari lokasi utama muktamar dan dekat dengan Stasiun Jombang.

Sekitar 18 hingga 20 orang telah menggunakan fasilitas tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah dan latar belakang, mulai dari muktamirin, kader Muslimat dan Banser, akademisi, peneliti, hingga jurnalis.

Dukungan tidak hanya datang dari GKJW. Jaringan NU Kultural (JANUR) Jombang juga melibatkan Gereja Kristen Indonesia (GKI), Badan Kerja Sama Antar Gereja (BAMAG), serta Klenteng Gudo dalam penyediaan tempat singgah.

Koordinator JANUR Jombang Aan Anshori mengatakan total 47 peserta menggunakan fasilitas penginapan lintas agama yang disediakan di tiga lokasi.

Menurut Aan, peserta berasal antara lain dari Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan Tengah. Mereka terdiri atas peserta muktamar, Muslimat, Banser, jurnalis, aktivis, dan akademisi.

Pramoedito mengatakan keterlibatan gereja dalam menyediakan penginapan merupakan bentuk nyata kerukunan antarumat beragama di Jombang. Hubungan baik antara GKJW dan keluarga besar NU juga telah terjalin sejak lama.

Ia berharap siapa pun yang terpilih sebagai Ketua Umum PBNU nantinya dapat terus memperkuat hubungan lintas agama dan menjaga kerukunan masyarakat.

"Kami berharap Ketua Umum PBNU yang terpilih bisa menciptakan kondusivitas dan kerukunan antarumat beragama, serta mendukung kerja sama lintas agama," ujarnya.

Dukungan lintas agama tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa penyelenggaraan Muktamar NU tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga mendapat dukungan dari masyarakat dengan latar belakang keagamaan yang beragam. (kls)

Olahraga

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Kameranusantara.id - Kapten Tim Nasional Argentina, Lionel Messi menyampaikan keberhasilan Albiceleste melaju ke final Piala Dunia 2026 merupakan

Advertisement