Kubu Jusuf Kalla Nilai Laporan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Bermuatan Pembungkaman

Kubu Jusuf Kalla Nilai Laporan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Bermuatan Pembungkaman

Jakarta, kameranusantara.id - Pihak Jusuf Kalla (JK) menilai pelaporan dugaan penistaan agama oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) berpotensi memiliki agenda tersembunyi. Laporan tersebut diduga berkaitan dengan sikap kritis JK dalam polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Juru bicara JK, Husain Abdullah, menyebut munculnya serangan di media sosial setelah laporan itu menguatkan dugaan adanya upaya membungkam suara JK. Menurutnya, situasi tersebut muncul tak lama setelah JK menyarankan agar isu ijazah diselesaikan secara terbuka.

Husain menilai, jika pelaporan itu dimaksudkan untuk menekan JK melalui narasi yang dipelintir, langkah tersebut justru berisiko memicu respons sebaliknya. Ia mengklaim, dukungan publik terhadap JK justru menguat di tengah polemik yang berkembang.

Ia juga mengungkapkan sejumlah tokoh agama, termasuk dari kalangan Kristen, telah berkomunikasi dan menunjukkan pemahaman atas konteks pernyataan JK. Menurutnya, para tokoh tersebut melihat tidak ada niat buruk dalam pernyataan yang dipersoalkan.

Di sisi lain, Husain menyayangkan belum adanya komunikasi langsung dari pihak pelapor. Ia menegaskan, penyelesaian melalui dialog dinilai lebih tepat dibanding jalur hukum, terutama jika substansi pelanggaran dinilai tidak jelas.

Menurutnya, persoalan utama justru terletak pada penyebaran potongan video yang dinilai telah keluar dari konteks aslinya. Ia menilai pihak yang menyebarkan narasi menyesatkan itulah yang semestinya dimintai pertanggungjawaban. (kls)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement