Menolak Provokasi Film Pesta Babi Demi Kelancaran Pembangunan Papua

Menolak Provokasi Film Pesta Babi Demi Kelancaran Pembangunan Papua

Jakarta, kameranusantara.id — Upaya percepatan pembangunan di Papua dinilai membutuhkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan. Di tengah proses tersebut, kemunculan film Pesta Babi menuai kritik karena dianggap berpotensi memicu provokasi dan mengganggu harmoni di masyarakat.

Sejumlah pihak menilai pembangunan di Papua saat ini memasuki fase penting, dengan fokus tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga penguatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat adat. Karena itu, situasi yang kondusif menjadi syarat utama agar berbagai program strategis dapat berjalan optimal.

Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada stabilitas wilayah dan dukungan masyarakat. Menurutnya, sektor pertanian yang tengah dikembangkan membutuhkan kondisi aman agar memberikan manfaat maksimal.

Pandangan serupa disampaikan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri. Ia menilai persatuan dan kedamaian menjadi faktor utama dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana.

Dari kalangan adat, Ketua Dewan Adat Suku Distrik Pantai Barat, Alexander Sunuk, menegaskan masyarakat menginginkan kehidupan yang damai dan sejahtera. Ia mengingatkan agar setiap bentuk konten yang berpotensi memecah belah tidak dibiarkan berkembang.

Hal senada diungkapkan Kepala Suku Aikai, Pit Pigai, yang menilai pembangunan saat ini merupakan peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup. Ia mengajak masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi agar tidak mudah terprovokasi.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Papua, Roy Eduard Fabian Wayoi, menambahkan bahwa stabilitas sosial juga penting dalam mendukung kepastian hukum dan tata kelola pembangunan, termasuk program sertifikasi tanah dan perlindungan hak masyarakat adat.

Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat diharapkan mampu memilah konten secara kritis. Narasi yang bersifat provokatif dinilai berpotensi menghambat proses pembangunan jika tidak disikapi secara bijak.

Berbagai kalangan sepakat, keberhasilan pembangunan Papua membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Menjaga stabilitas dan persatuan dinilai menjadi kunci agar Papua dapat terus berkembang menuju kondisi yang lebih maju, aman, dan sejahtera. (kls)

Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement