Pemprov NTB Ajak Pelajar dan Mahasiswa Jadi Pelopor Perdamaian di Ruang Digital

Pemprov NTB Ajak Pelajar dan Mahasiswa Jadi Pelopor Perdamaian di Ruang Digital

Kameranusantara – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong pelajar dan mahasiswa mengambil peran aktif dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme di ruang digital. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu menciptakan konten edukatif yang membawa pesan perdamaian, persatuan, dan nilai-nilai kebangsaan.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Penguatan Literasi Digital melalui Pembuatan Konten Kreatif dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Auditorium Kampus 2 UIN Mataram, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) NTB bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI tersebut mengangkat pentingnya peran generasi muda sebagai Digital Peace Creator di tengah perkembangan teknologi dan media sosial.

Dalam pemaparannya, Ahsanul Khalik menekankan bahwa kreativitas generasi muda perlu diarahkan untuk menghasilkan informasi berkualitas dan membangun kesadaran masyarakat. Menurutnya, konten digital harus memberikan manfaat serta tidak menimbulkan persoalan bagi diri sendiri maupun orang lain.

"Adik-adik harus kreatif berkarya, cerdas berkomunikasi, dan hasilnya harus luas berdampak," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan media sosial membawa tantangan tersendiri, terutama munculnya informasi manipulatif, ujaran kebencian, dan propaganda yang dapat memengaruhi pola pikir generasi muda. Karena itu, kemampuan memahami informasi dan mengenali sumber berita menjadi bagian penting dari literasi digital.

Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Kesiapsiagaan Nasional dan Kontra Radikalisasi BNPT RI, Muhammad Lutfi, menegaskan bahwa pencegahan terorisme membutuhkan pendekatan edukatif, kreatif, dan berkelanjutan.

Ia mengajak generasi muda untuk membangun kebiasaan berpikir kritis sebelum membagikan informasi serta melawan narasi kebencian melalui konten positif yang berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

Melalui penguatan literasi digital tersebut, kolaborasi pemerintah daerah, BNPT, FKPT, dan lingkungan pendidikan diharapkan semakin memperkuat ketahanan generasi muda terhadap pengaruh ideologi kekerasan.

Keterlibatan pelajar dan mahasiswa dalam menciptakan konten yang mencerahkan menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga ruang digital tetap sehat, produktif, dan mampu memperkuat persatuan bangsa.

Olahraga

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Kameranusantara.id - Kapten Tim Nasional Argentina, Lionel Messi menyampaikan keberhasilan Albiceleste melaju ke final Piala Dunia 2026 merupakan

Advertisement