Di Tengah Tekanan Rupiah, Prabowo Gelar Rapat Bahas Kondisi Ekonomi Nasional

Di Tengah Tekanan Rupiah, Prabowo Gelar Rapat Bahas Kondisi Ekonomi Nasional

Jakarta, Kameranusantara.id - Presiden RI Prabowo Subianto kembali mengundang Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dan sejumlah pejabat di bidang ekonomi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/11/2026). Pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari koordinasi ekonomi yang sebelumnya digelar bersama jajaran Kabinet Merah Putih pada Senin (2/11/2026).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Menteri Keuangan Suahasil Nazara, COO Danantara Dony Oskaria, Menteri Investasi Rosan Roeslani, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. Mereka merupakan bagian dari pejabat yang sebelumnya juga mengikuti pertemuan dengan Presiden Prabowo sehari sebelumnya.

Selain itu, pertemuan kali ini turut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara membenarkan agenda pertemuan tersebut merupakan rapat bersama Presiden untuk membahas perkembangan ekonomi.

"Agenda rapat sama Bapak Presiden. Kita rapat dulu seperti kemarin," ujar Menkeu Suahasil di Istana, Selasa.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengaku belum mengetahui secara terperinci materi yang akan dibahas dalam rapat. Meski demikian, ia menyatakan siap menyampaikan laporan mengenai perkembangan program Kampung Nelayan Merah Putih.

Trenggono menjelaskan, sebanyak 1.269 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Dari target 1.360 lokasi pada tahun ini, sekitar 100 lokasi telah selesai dibangun dan mulai beroperasi.

"Sekarang 1.269 sedang dalam konstruksi. Target tahun ini kan 1.360. Nah jadi yang 100 sudah jadi, sudah beroperasi," kata Trenggono.

"Lalu yang 1.069 dalam konstruksi, 24 Desember selesai," imbuh dia.

Sebelumnya, pada Senin (2/11/2026), Presiden Prabowo juga mengumpulkan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, untuk membahas kondisi perekonomian nasional.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah menteri menyampaikan laporan mengenai perkembangan indikator ekonomi yang dinilai menunjukkan tren positif.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Purchasing Managers' Index (PMI) sektor manufaktur Indonesia telah mencapai level ekspansi 54, meningkat dibandingkan posisi bulan sebelumnya sebesar 52,4.

“Indeks Purchasing Manager, Indeks Indonesia di sektor manufaktur sudah masuk ke level ekspansi di 54. Itu meningkat dari bulan yang lalu 52,4 dan ini menandakan penguatan ekspansi sektor manufaktur dan level ekspansinya ini terkuat sejak Maret yang lalu, Maret 2024. Jadi ini level ekspansi yang tinggi,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Airlangga menyebut capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih terjaga di tengah berbagai tantangan.

"Jadi ini menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia terjaga dan masih kuat sampai bulan ini, dan sampai akhir tahun diharapkan kondisi masih terjaga,” imbuh dia. ANNA

Olahraga

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Kameranusantara.id - Kapten Tim Nasional Argentina, Lionel Messi menyampaikan keberhasilan Albiceleste melaju ke final Piala Dunia 2026 merupakan

Advertisement