Kameranusantara– Upaya memperkenalkan pencak silat sebagai olahraga sekaligus warisan budaya Indonesia terus diperluas ke tingkat internasional. Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) kini menjajaki pembentukan federasi pencak silat di Hong Kong sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem pencak silat yang lebih luas di luar negeri.
Rencana tersebut dibahas Wakil Ketua Umum PB IPSI Muchamad Nabil Haroen bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong Andi Ardiansyah dalam pertemuan di Kantor KJRI Hong Kong pada Jumat (2/10/2026). Pembentukan federasi lokal diharapkan dapat menjadi fondasi pengembangan organisasi, pelatih, dan atlet pencak silat di wilayah tersebut.
Nabil menjelaskan bahwa pengembangan pencak silat di luar negeri tidak hanya diarahkan kepada masyarakat Indonesia yang tinggal di negara tersebut. PB IPSI ingin semakin banyak masyarakat lokal mengenal dan mempelajari pencak silat, termasuk menjadi atlet maupun pelatih.
Langkah ini menunjukkan bahwa pencak silat memiliki ruang yang semakin luas untuk berkembang sebagai olahraga yang dapat diterima masyarakat internasional. Kehadiran organisasi lokal juga dinilai penting agar kegiatan pencak silat tidak berhenti pada komunitas, tetapi berkembang menjadi ekosistem pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
KJRI Hong Kong turut memberikan dukungan terhadap rencana tersebut. Konsul Jenderal RI Andi Ardiansyah menyatakan KJRI siap memfasilitasi dan mengawal langkah PB IPSI dalam proses pembentukan federasi pencak silat Hong Kong.
Peran pencak silat juga semakin erat dengan diplomasi budaya Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, KJRI mengapresiasi kegiatan Pagar Nusa dalam membina pekerja migran Indonesia sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Hong Kong.
Aktivitas pencak silat bahkan telah menjadi bagian dari kegiatan budaya di Hong Kong. Pagar Nusa disebut terlibat dalam Hong Kong Flower Show selama tiga tahun berturut-turut, sehingga turut membuka ruang bagi masyarakat setempat untuk mengenal budaya Indonesia.
Upaya memperluas pencak silat ke Hong Kong sejalan dengan visi PB IPSI “Pencak Silat Road to Olympics”. Pengembangan federasi di berbagai negara menjadi bagian dari upaya membangun jaringan organisasi, meningkatkan pembinaan atlet, serta memperkuat posisi pencak silat dalam percaturan olahraga internasional.
Langkah internasionalisasi tersebut juga berjalan seiring dengan perhatian pemerintah terhadap pembinaan pencak silat di dalam negeri. Kemenpora sebelumnya menyampaikan dukungan terhadap penguatan pembinaan jangka panjang pencak silat, termasuk melalui dukungan anggaran untuk pemusatan latihan nasional.
Dengan sinergi antara PB IPSI, pemerintah, perwakilan diplomatik, komunitas, serta masyarakat lokal di berbagai negara, pencak silat diharapkan semakin dikenal sebagai olahraga dan warisan budaya Indonesia di tingkat dunia.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!