Perdana Arie Bebas dan Siap Terus Suarakan Keadilan

Perdana Arie Bebas dan Siap Terus Suarakan Keadilan

Yogyakarta, kameranusantara.id - Perdana Arie Putra Veriasa, aktivis mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), resmi bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman pada Selasa (24/2/2026). Putusan vonis 5 bulan 3 hari penjara terkait aksi demonstrasi Agustus 2025 di Mapolda DIY yang dijalankannya dianggap sudah memenuhi masa tahanan yang dijalani sejak September 2025.

Kebebasan di Tengah Proses Hukum

Arie dinyatakan bersalah melanggar Pasal 308 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP akibat pembakaran tenda Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta. Vonis hakim membuatnya langsung bebas setelah persidangan pada Senin (23/2).

Setelah bebas, Arie mengaku lega dan rindu dengan keluarga serta teman-temannya. Mengenai status akademiknya di UNY, ia mengatakan selama proses hukum statusnya dianggap cuti dan tidak mendapat pendampingan hukum khusus dari pihak kampus, meski pernah dikunjungi oleh rektorat saat ditahan.

Semangat Aktivisme Tetap Membara

Meskipun sempat menjalani penahanan, semangat aktivisme Arie tidak pudar. Ia menyatakan akan terus turun ke jalan dan memperjuangkan isu ketidakadilan di masyarakat.

Dukungan dari Tim Hukum

Muhammad Rakha Ramadhan, salah satu pengacara Arie dari Barisan Advokasi Rakyat untuk Demokrasi dan Keadilan, menyatakan bahwa kebebasan ini bukan hanya kemenangan pribadi Perdana Arie, tetapi juga preseden penting bagi tahanan politik dan kasus serupa atas dakwaan penghasutan.

“Ini sebagai yurisprudensi bagi tahanan politik yang berjuang di pengadilan di seluruh Indonesia,” tegas Rakha.

Dampak Sosial dan Politik

Meski sudah bebas, status bersalah yang tercatat tetap membawa konsekuensi sosial dan politik. Kebebasan Arie belum tentu memulihkan reputasi atau menghapus stigma yang melekat, serta menjadi peringatan bahwa ekspresi protes berpotensi berujung pada proses pidana. (kls)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement