JAKARTA, kameranusantara.id – Tuntutan sejumlah mahasiswa yang meminta penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) sekaligus penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu perdebatan di tengah masyarakat. Banyak pihak menilai kritik terhadap kondisi ekonomi merupakan hal yang wajar, namun penghentian program yang menyasar kelompok rentan justru berpotensi mengurangi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan sambil dilakukan evaluasi dan penataan agar pelaksanaannya lebih efisien serta tepat sasaran. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah menemukan peluang penghematan anggaran tanpa mengurangi tujuan utama program, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Menurut Prasetyo, pembenahan dilakukan pada aspek tata kelola, termasuk optimalisasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar distribusi layanan lebih efektif. Ia memastikan program yang sudah berjalan tidak akan terganggu selama proses evaluasi berlangsung.
Selain efisiensi, pemerintah juga memperluas cakupan penerima manfaat dengan memprioritaskan kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Di sektor energi, pemerintah memastikan harga BBM subsidi dan LPG subsidi tidak mengalami kenaikan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Pemerintah menilai stabilitas harga energi penting untuk menahan kenaikan biaya transportasi, logistik, dan kebutuhan pokok yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Sementara itu, pemerintah juga tengah menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi guna menjaga pertumbuhan nasional dan memperkuat stabilitas ekonomi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan berbagai langkah sedang dikaji sebelum diputuskan dan diumumkan secara resmi.
Pemerintah menegaskan bahwa berbagai kebijakan yang ditempuh, baik di sektor pangan maupun energi, diarahkan untuk menjaga kesejahteraan masyarakat sekaligus memastikan kondisi ekonomi tetap stabil di tengah tantangan global. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!