Polisi Buka Blokade, Massa Aksi Tinggalkan Lokasi Secara Bertahap

Polisi Buka Blokade, Massa Aksi Tinggalkan Lokasi Secara Bertahap

JAKARTA , kameranusantara.id – Massa mahasiswa dan masyarakat sipil yang menggelar demonstrasi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, akhirnya membubarkan diri secara bertahap setelah aparat kepolisian membuka blokade di depan Gedung UOB, Jumat (12/6/2026) malam.

Blokade dibuka sekitar pukul 20.13 WIB. Setelah itu, aparat meminta peserta aksi untuk mengakhiri demonstrasi dan meninggalkan lokasi. Massa sempat bertahan dan meminta kesempatan bertemu langsung dengan perwakilan pemerintah maupun DPR untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Namun, setelah dialog antara perwakilan massa dan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, peserta aksi sepakat membubarkan diri secara tertib.

Sebelum keputusan itu diambil, sempat terjadi ketegangan ketika massa berupaya melanjutkan perjalanan menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), sementara aparat menahan pergerakan mereka menggunakan barier pengamanan. Aksi saling dorong sempat terjadi, bahkan beberapa botol air mineral dilempar ke arah petugas.

Meski demikian, situasi tidak berkembang menjadi kericuhan besar dan kembali kondusif setelah kedua pihak melakukan komunikasi di lapangan.

Menjelang pembubaran, jumlah mahasiswa yang bertahan di lokasi telah berkurang. Sebagian mahasiswa, termasuk dari Universitas Indonesia (UI), diketahui lebih dahulu meninggalkan area aksi pada sore hari. Massa yang tersisa didominasi peserta nonmahasiswa, termasuk pengemudi ojek online dan kelompok masyarakat lainnya.

Aparat kepolisian tetap melakukan pengamanan selama proses pembubaran berlangsung serta mengawal massa yang meninggalkan lokasi. Petugas juga membersihkan sampah yang tersisa di sekitar area demonstrasi.

Aksi yang diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) tersebut membawa lima tuntutan utama, yakni penghentian pemborosan APBN, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, penghentian militerisme di ranah sipil, serta desakan agar pemerintah lebih terbuka terhadap kritik publik.

Polda Metro Jaya menegaskan pengamanan dilakukan secara persuasif dan humanis dengan mengedepankan pelayanan serta menghindari tindakan yang dapat memicu eskalasi di lapangan. (kls)

Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement