Prabowo Resmikan Proyek Strategis IWIP, Investasi Kawasan Diproyeksikan Capai US$27 Miliar

Prabowo Resmikan Proyek Strategis IWIP, Investasi Kawasan Diproyeksikan Capai US$27 Miliar

Kameranusantara.id – Presiden Prabowo Subianto meresmikan 10 proyek strategis hilirisasi sekaligus melepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik (EV) dengan nilai investasi mencapai US$ 10,2 miliar atau setara Rp180 triliun. Kegiatan tersebut berlangsung di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).

Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pengembangan industri pengolahan mineral dan penguatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Sejumlah pejabat negara, pimpinan perusahaan, serta pengusaha nasional turut menghadiri kegiatan tersebut.

Di antara para undangan yang hadir, terlihat Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budi Satrio Djiwandono, pemilik Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.

Acara tersebut juga dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Bupati Halmahera Tengah Ikram Sangaji, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin, Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo, dan pimpinan perusahaan lainnya.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Roeslani melaporkan bahwa dari 10 proyek strategis tersebut, empat proyek telah menyelesaikan pembangunan dan mulai beroperasi secara komersial. Sementara itu, enam proyek lainnya memasuki tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking.

"Dan tentunya pada kesempatan ini ada 10 proyek strategis di kawasan IWIP menjadi bagian dari rangkaian investasi tersebut, di mana total investasinya akan mencapai US$ 10,2 miliar atau kurang lebih Rp 180 triliun. Dari 10 itu, Bapak Presiden, 4 proyek sudah selesai dan baru selesai dan melakukan seremonial komersial dan juga ekspor senilai US$ 3,4 miliar dolar yang sudah selesai, Bapak Presiden, dari 4 proyek itu atau kurang lebih Rp 60 triliun," papar Rosan dalam acara peresmian di kawasan IWIP, Kamis (8/10/2026).

Empat proyek yang telah beroperasi memiliki fokus pada material baterai berbasis nikel, produksi baterai, aluminium elektrolit, serta alat berat berbasis listrik. Keberadaan proyek tersebut diharapkan memperkuat kapasitas industri nasional dalam menghasilkan produk bernilai tambah.

Adapun enam proyek baru dengan nilai investasi US$ 6,8 miliar mencakup pembangunan pabrik material baterai berbasis nikel, fasilitas separator baterai kendaraan listrik, aluminium elektrolit, alat berat listrik untuk truk pertambangan, serta kaca fotovoltaik untuk mendukung industri pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Rosan juga menyampaikan bahwa tambahan investasi baru senilai US$ 7 miliar diproyeksikan meningkatkan akumulasi investasi di kawasan IWIP sejak 2018 dari US$ 20 miliar menjadi US$ 27 miliar. Kawasan tersebut dilaporkan menyerap tenaga kerja hingga 117.000 orang dengan nilai ekspor mencapai US$ 11 miliar.

Selain pengembangan industri, Rosan menyoroti kapasitas penyediaan listrik di kawasan industri tersebut. Menurutnya, kapasitas listrik yang telah terpasang dan sedang dibangun di IWIP mencapai lebih dari 7,1 gigawatt (GW). Jika digabungkan dengan kapasitas di kawasan Morowali, totalnya mencapai 15,9 GW.

“Ini jauh lebih besar daripada seluruh pemakaian total listrik di Singapura 13,1 GW, Pak,” tandasnya.

Indonesia Weda Bay Industrial Park merupakan kawasan industri terpadu yang berlokasi di Desa Lelilef, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. Berdiri sejak 30 Agustus 2018, IWIP ditetapkan pemerintah sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan dikembangkan oleh konsorsium investor global, termasuk Tsingshan Holding Group, Huayou Cobalt, dan Zhenshi Holding Group.

Kawasan industri seluas sekitar 3.000 hektare tersebut berfokus pada pengolahan nikel dari hulu hingga hilir. Fasilitasnya mencakup teknologi pengolahan bijih nikel, produksi material pendukung baterai kendaraan listrik, pembangkit listrik, pelabuhan logistik, pergudangan, pusat riset, dan akomodasi pekerja.

Melalui pengembangan proyek-proyek tersebut, pemerintah mendorong peningkatan nilai tambah sumber daya mineral di dalam negeri, penguatan industri baterai kendaraan listrik, perluasan kesempatan kerja, serta peningkatan daya saing ekspor Indonesia. ANN

Olahraga

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Kameranusantara.id - Kapten Tim Nasional Argentina, Lionel Messi menyampaikan keberhasilan Albiceleste melaju ke final Piala Dunia 2026 merupakan

Advertisement