TNI AL Siapkan 400 Prajurit untuk Perkuat Kesiapan Kapal Induk KRI Sriwijaya

TNI AL Siapkan 400 Prajurit untuk Perkuat Kesiapan Kapal Induk KRI Sriwijaya

Kameranusantara – TNI Angkatan Laut (TNI AL) terus mempersiapkan sumber daya manusia untuk mengoperasikan kapal induk pertama Indonesia. Sekitar 400 prajurit TNI AL disiapkan menjadi awak kapal yang sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi dan nantinya akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya.

Kapal induk tersebut telah tiba di Dermaga 107, Tanjung Priok, Jakarta, pada Jumat (18/9/2026) setelah menempuh perjalanan dari Italia. Kedatangannya menjadi bagian dari proses menuju pengoperasian kapal oleh TNI AL.

Calon Komandan KRI Sriwijaya, Kolonel Laut (P) Mochamad Fuad Hasan, mengatakan jumlah awak kapal setelah proses peresmian akan mencapai sekitar 400 personel. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 personel merupakan prajurit Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal).

Persiapan awak dilakukan melalui tahapan pelatihan dan familiarisasi. Sebanyak 100 prajurit telah mendapatkan pengalaman mengawaki kapal dalam perjalanan dari Italia menuju Indonesia. Sementara itu, sekitar 300 personel lainnya masih menjalani persiapan dan pelatihan di Komando Latihan (Kolat) Koarmada I di Jakarta.

Sebelum diberangkatkan ke Italia, para calon awak juga menjalani pelatihan di lingkungan TNI AL. Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan familiarisasi di pangkalan Angkatan Laut Italia di Taranto.

Proses tersebut menunjukkan bahwa pengoperasian kapal induk tidak hanya membutuhkan kesiapan alutsista, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan teknis sesuai kebutuhan operasional kapal.

Kesiapan personel menjadi perhatian penting karena kapal induk memiliki sistem dan karakteristik pengoperasian yang kompleks. Karena itu, pembekalan dan latihan dilakukan secara bertahap agar prajurit memahami tugas masing-masing sekaligus mampu bekerja dalam satu sistem operasional.

Rencananya, proses serah terima kapal akan dilaksanakan pada 24 September 2026. Pada momentum tersebut, kapal akan menjalani proses reflagging, yakni pergantian bendera dari Italia menjadi bendera Indonesia, sekaligus perubahan nama menjadi KRI Sriwijaya.

Setelah proses serah terima dan pergantian bendera, para awak akan melanjutkan latihan untuk meningkatkan kesiapan personel dan kemampuan operasional.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dan TNI dalam memperkuat kapasitas pertahanan maritim nasional melalui peningkatan kemampuan alutsista sekaligus profesionalisme prajurit.

Dengan persiapan personel yang dilakukan secara bertahap dan terarah, keberadaan KRI Sriwijaya diharapkan dapat mendukung peningkatan kemampuan operasional TNI AL serta memperkuat kesiapan Indonesia dalam menjaga kepentingan dan keamanan wilayah maritim nasional.


Olahraga

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Kameranusantara.id - Kapten Tim Nasional Argentina, Lionel Messi menyampaikan keberhasilan Albiceleste melaju ke final Piala Dunia 2026 merupakan

Advertisement