Wamen KKP Ungkap Proyek Tanggul Laut Raksasa Pantura Dibagi 15 Segmen

Wamen KKP Ungkap Proyek Tanggul Laut Raksasa Pantura Dibagi 15 Segmen

Jakarta, Kameranusantara.id - Pemerintah terus mematangkan rencana pembangunan proyek tanggul laut raksasa atau giant sea wall di Pantai Utara (Pantura) Jawa. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) sekaligus Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ), Didit Herdiawan Ashaf, mengatakan saat ini pemerintah tengah mendalami 15 segmen wilayah yang akan menjadi lokasi pembangunan proyek tersebut.

"Tadi sudah kami laporkan juga bahwa di Pulau Jawa ini khususnya di Pantura ada 15 segmen dan sedang didalami baik dari Serang sampai dengan Gresik untuk tematik daerah-daerahnya sehingga perlu ada penilaian ataupun asesmen lebih lanjut," ujar Didit dalam konferensi pers usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

Menurut Didit, sejumlah titik alternatif untuk pembangunan giant sea wall sebelumnya telah dibahas dalam rapat koordinasi pemerintah. Namun, penentuan final lokasi masih menunggu hasil kajian lebih mendalam.

"Namun demikian ini titik-titik masih belum kita putuskan lebih lanjut karena harus didalami," kata Didit menambahkan.

Beberapa kawasan yang menjadi pertimbangan pembangunan antara lain wilayah Teluk Jakarta serta sejumlah titik di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Pemerintah juga merancang pembagian subsegmen dan seksi pada 15 segmen utama yang telah dipetakan. Langkah tersebut dinilai penting agar proses pembangunan dapat berjalan lebih terintegrasi dan melibatkan kolaborasi lintas sektor.

Selain itu, linimasa pelaksanaan proyek saat ini masih disusun dengan mempertimbangkan berbagai komponen teknis dan sosial yang berkaitan dengan pembangunan tanggul laut raksasa tersebut.

Sebelumnya, BOPPJ menyebut proyek giant sea wall akan dibangun sepanjang 575 kilometer di kawasan Pantura Jawa. Proyek tersebut dibagi menjadi 15 segmen dan akan dikembangkan secara tematik sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Pembangunan itu juga dirancang agar selaras dengan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, sekaligus mendukung upaya mitigasi risiko banjir rob dan penurunan muka tanah di kawasan Pantura. (*)

Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement