Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Emas WN India

Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Emas WN India

Jakarta,Kameranusantara.id - Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan bijih emas seberat 265,7 gram senilai Rp 700 juta oleh seorang warga negara India berinisial MTNP (44) pada Senin, 11 Mei 2026. Pelaku diringkus saat hendak terbang menuju New Delhi melalui rute transit Singapura.

Penggagalan aksi ilegal tersebut bermula dari kecurigaan petugas saat pelaku melewati pemeriksaan di terminal keberangkatan internasional. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom, logam mulia tersebut disembunyikan di dalam popok yang dikenakan pelaku untuk menghindari deteksi petugas bandara.

"Adapun penyelundupan emas ini bernilai kurang lebih Rp 700 juta yang rencananya akan dibawa keluar oleh seorang penumpang warga negara India dengan inisial MTNP (44), yang rencananya akan terbang dari Bandara Soekarno-Hatta ke Singapura dan nanti akan lanjut ke New Delhi, India," kata Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta Hengky Tomuan Parlindungan Aritongan dalam jumpa pers di KPU Bea Cukai Soetta, Tangerang, Senin (11/5/2026).

Hengky menjelaskan bahwa pelaku menggunakan modus operandi yang tidak biasa dengan menyembunyikan butiran emas tersebut di bagian pakaian dalam. Langkah ini dilakukan guna mengelabui petugas yang berjaga di area pemeriksaan sebelum penerbangan.



"Ternyata orang ini membawa atau berupaya membawa emas ini keluar itu dengan cara ditaruh di pampers atau di dalam celana dalam yang dia pakai," jelas Hengky.

Hasil pemeriksaan mendalam menunjukkan bahwa bijih emas tersebut telah diolah sedemikian rupa agar mudah direkatkan pada media tertentu. Pelaku diketahui menggunakan bahan perekat khusus agar butiran logam mulia tersebut tetap berada di posisinya saat dikenakan.

"Jadi butiran-butiran seperti yang ada di depan ini ditaruh ke dalam gel, gel dari gluten, kemudian dilekatkan emasnya. Kalau teman-teman lihat di sini ada butiran-butiran emas terlihat, kemudian dipakai. Modus yang dipakai ini sudah seperti modus penyelundupan narkotika," imbuhnya.

Setelah penangkapan, tim Bea Cukai segera melakukan proses pemisahan butiran emas dari bahan popok tersebut untuk kepentingan pengujian teknis. Sampel barang bukti tersebut kemudian dibawa ke laboratorium untuk memastikan keaslian dan kadar karatnya.




Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement