Kameranusantara.id - Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin memastikan penanganan terhadap pelaku penyerangan sejumlah anggota TNI di Kabupaten Sarolangun, Jambi, akan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Menurut Danrem, kondisi keamanan di lokasi saat ini telah kembali kondusif. Pihaknya juga telah melakukan mediasi untuk meredam situasi, sementara proses hukum terhadap para pelaku yang diduga berasal dari kelompok tertentu tetap berjalan.
"Situasi kondusif dan sudah dimediasi sambil menunggu proses hukum bagi para pelakunya," kata Danrem di Jambi, Minggu.
Sebelumnya, sebuah video mengenai pengeroyokan terhadap lima personel Yonif TP-896/SP di kawasan PT SAL, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, beredar di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (28/8).
Insiden bermula ketika anggota TNI yang sedang melaksanakan patroli menemukan dugaan aksi pencurian kelapa sawit oleh sejumlah warga di area perkebunan.
Situasi kemudian memanas setelah terjadi cekcok ketika anggota TNI mendokumentasikan dugaan pencurian tersebut. Ponsel petugas dilaporkan dirusak oleh warga dari kelompok tertentu.
Dalam perkembangan berikutnya, puluhan massa menghadang dan menyerang personel TNI. Dalam kejadian tersebut, massa disebut menggunakan senjata tajam serta senjata api rakitan (kecepek).
Untuk mencegah situasi semakin meningkat, Danyonif TP-896/SP langsung melakukan mediasi di lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk meredam eskalasi sekaligus menjaga keamanan.
Saat ini kondisi di wilayah tersebut telah dinyatakan aman dan kondusif, sementara proses hukum terhadap pihak yang terlibat tetap dilanjutkan sesuai aturan yang berlaku. (*)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!