Indonesia Ingatkan Pentingnya Hukum Internasional Pasca Penangkapan Maduro

Indonesia Ingatkan Pentingnya Hukum Internasional Pasca Penangkapan Maduro

Jakarta, Kameranusantara.id - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan sikap resmi terkait perkembangan terbaru yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Venezuela. Pernyataan ini disampaikan menyusul operasi militer AS yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya pada Sabtu (3/1/2026) dini hari waktu setempat.

"Pemerintah Indonesia terus mencermati dengan saksama perkembangan yang terjadi di Venezuela," tulis akun media sosial X @Kemlu_RI Minggu (4/1/2026) malam.

Kemlu RI menegaskan Indonesia menaruh keprihatinan mendalam terhadap setiap tindakan yang melibatkan penggunaan atau ancaman kekuatan. Langkah semacam itu dinilai berpotensi menciptakan preseden berbahaya dalam hubungan internasional, mengganggu stabilitas dan perdamaian kawasan, serta melemahkan prinsip kedaulatan negara dan diplomasi.

"Penting bagi komunitas internasional untuk menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka serta menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa mereka," tulis @Kemlu_RI.

Lebih lanjut, pemerintah Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak terkait agar mengedepankan dialog, menahan diri, serta mematuhi hukum internasional. Prinsip-prinsip yang tercantum dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan hukum humaniter internasional harus dijunjung tinggi, khususnya dalam hal perlindungan terhadap warga sipil yang keselamatan dan kondisinya wajib menjadi prioritas utama.

Pernyataan tersebut menegaskan posisi Indonesia yang konsisten mendorong penyelesaian konflik secara damai dan menjunjung tinggi prinsip kedaulatan, hukum internasional, serta perlindungan kemanusiaan di tengah dinamika geopolitik global. (*)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement