Kemenag Sulteng Gandeng UIN dan Kemensos Perkuat Pendampingan Eks Napiter di Poso

Kemenag Sulteng Gandeng UIN dan Kemensos Perkuat Pendampingan Eks Napiter di Poso

Kameranusantara.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah terus memperkuat program deradikalisasi bagi mantan narapidana terorisme (napiter) dan keluarganya di Kabupaten Poso melalui pendekatan lintas sektor.

Kepala Kanwil Kemenag Sulteng Junaidin mengatakan pembinaan dilakukan secara intensif dengan turun langsung ke lapangan, terutama untuk mendampingi eks napiter beserta keluarganya.

"Tentunya kami secara intens selama ini turun ke lapangan terutama ke Poso, untuk melakukan pembinaan terhadap eks napiter termasuk keluarga dari eks napiter ini," kata Kepala Kanwil Kemenag Sulteng Junaidin saat ditemui di Palu, Minggu.

Program pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga mencakup penguatan ekonomi dan pendidikan. Bentuknya antara lain pemberian bantuan modal usaha, pengembangan kemandirian ekonomi, serta beasiswa pendidikan bagi anak-anak keluarga eks napiter.

Saat ini, sebanyak 181 mantan napiter di Kabupaten Poso tercatat telah mengikuti program pembinaan dan pemberdayaan.

Kemenag Sulawesi Tengah juga menggandeng Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu dan Kementerian Sosial RI dalam memberikan pendampingan spiritual serta pemberdayaan ekonomi bagi mantan napiter dan keluarganya.

Menurut Junaidin, pendekatan yang dilakukan secara berkelanjutan diperlukan agar para mantan napiter beserta keluarganya dapat kembali berintegrasi dengan masyarakat.

"Jadi memang perlu langkah-langkah strategis agar memastikan eks napiter dan keluarganya dapat kembali berintegrasi ke dalam masyarakat di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujarnya.

Selain pembinaan, Kemenag Sulteng juga memperkuat pengawasan terhadap lembaga pendidikan keagamaan. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan lembaga pendidikan memenuhi persyaratan administratif maupun substantif sebelum memperoleh izin operasional.

"Kalau ada lembaga pendidikan keagamaan yang tidak memenuhi syarat secara administrasi, maka kita tidak akan mengeluarkan izin operasionalnya. Pengawasan itu sudah berjalan melalui para penyuluh agama di lapangan," katanya.

Junaidin menilai keberhasilan deradikalisasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama dalam memberikan pendampingan mental, spiritual, dan ekonomi kepada mantan napiter serta keluarganya.

Karena itu, Kemenag Sulteng mendorong sinergi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Poso, dan pemerintah daerah untuk memperkuat pembinaan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

"Upaya deradikalisasi berkelanjutan ini membutuhkan sinergi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan mencegah penyebaran paham radikal di Sulawesi Tengah," katanya. (hni)

Olahraga

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Kameranusantara.id - Kapten Tim Nasional Argentina, Lionel Messi menyampaikan keberhasilan Albiceleste melaju ke final Piala Dunia 2026 merupakan

Advertisement