Menteri PKP Penuhi Arahan Prabowo, Pembangunan Rusun di Senen Ditargetkan Mulai Mei 2026

Menteri PKP Penuhi Arahan Prabowo, Pembangunan Rusun di Senen Ditargetkan Mulai Mei 2026

Jakarta, Kameranusantara.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Senen, Jakarta Pusat, dapat dilaksanakan pada Mei 2026. Proyek tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat di wilayah perkotaan yang padat penduduk.

Kepastian pelaksanaan pembangunan masih menunggu keputusan terkait skema pembiayaan serta mekanisme pengerjaan proyek. Pemerintah berharap pembangunan rusun tersebut dapat menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam penyediaan perumahan di kawasan perkotaan.

"Kami menargetkan groundbreaking pembangunan rusun ini dapat dimulai pada Mei 2026 setelah skema pembiayaan dan pelaksanaan diputuskan," kata dia melalui akun Instagram pribadinya, Senin (30/3/2026).

Tindak lanjut arahan Presiden

Ara—sapaan akrab Maruarar—mengungkapkan bahwa dirinya telah meninjau langsung lahan seluas 1,61 hektare di Jalan Kramat Raya, Senen, pada Minggu (29/3/2026). Lahan yang dimiliki oleh PT Angkasa Pura Indonesia tersebut disiapkan untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat.

Ia juga meminta dukungan dan doa dari berbagai pihak agar rencana pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga warga dapat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.

"Lahan milik PT Angkasa Pura Indonesia ini kami siapkan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk penyediaan hunian yang layak bagi rakyat," ujar Ara.

Sinergi lintas sektor dan percepatan perizinan

Pembangunan rusun tersebut akan melibatkan kerja sama lintas sektor yang mencakup pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, hingga pihak swasta. Ara menjelaskan bahwa detail skema pembangunan masih akan dibahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga.

"Keputusan skema pembangunan akan segera dibahas dalam rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga pada Rabu mendatang, dengan dukungan percepatan perizinan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Pusat," kata dia.

Opsi pembangunan hingga 1.000 unit hunian

Saat ini pemerintah tengah menyiapkan sejumlah alternatif skema pembangunan rusun. Salah satu usulan datang dari Perum Perumnas yang mengusulkan pembangunan sekitar 1.000 unit hunian dalam dua tower dengan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Selain itu, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk turut berkontribusi dalam pembangunan hunian tersebut.

"Selain itu, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia juga menyatakan kesiapan membangun sembilan tower empat lantai dengan total 690 unit hunian," ujarnya. (*)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement