Kameranusantara— Penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu perhatian dalam Sosialisasi Konsepsi Dasar Partai (SKDP) yang diselenggarakan PKS DKI Jakarta pada 3–4 Oktober 2026. Mengangkat tema “Perkuat Jati Diri dan Ideologi Partai serta Kepemimpinan Negarawan”, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkokoh pemahaman kader sekaligus memperkuat proses kaderisasi kepemimpinan.
SKDP diikuti unsur pimpinan dan struktur PKS DKI Jakarta, pejabat publik PKS, serta Pembimbing UPA Pelopor. Sekitar 300 peserta dijadwalkan mengikuti kegiatan yang menghadirkan Ketua, Sekretaris, dan sejumlah Ketua Komisi MPP PKS sebagai narasumber.
Penguatan jati diri dan ideologi menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Berdasarkan AD/ART PKS Tahun 2025 yang dikutip dalam pemberitaan resmi partai, PKS berasas Islam dan bercirikan akhlak mulia, inovatif, patriotik, dan pelayanan. Partai juga menyatakan sifat nasional, mandiri, dan terbuka serta menempatkan nilai bersih, peduli, profesional, dan negarawan sebagai bagian dari orientasi kader.
Selain memperkuat pemahaman internal, kegiatan tersebut berkaitan dengan misi PKS dalam menyiapkan kader pemimpin bangsa. Kaderisasi dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pembinaan, pelatihan, dan pendidikan agar kader memiliki bekal untuk menjalankan peran kepartaian maupun amanah di ruang publik.
Ketua MPP PKS Mulyanto menyampaikan bahwa kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas menjadi bagian penting dalam menghadapi kebutuhan kepemimpinan nasional. Menurutnya, kemampuan kepemimpinan perlu disertai dengan penguatan karakter, orientasi kebangsaan, dan komitmen terhadap nilai-nilai perjuangan.
Ia juga menyampaikan harapan agar kader yang mengikuti proses tersebut mampu mengambil peran lebih besar dalam kepemimpinan politik nasional dengan tetap berpijak pada jati diri dan nilai yang menjadi dasar perjuangan partai.
Penyelenggaraan SKDP sekaligus menjadi bagian dari fungsi MPP dalam memberikan pertimbangan, konsultasi, dan supervisi terhadap kebijakan serta program partai agar tetap sejalan dengan visi, misi, tujuan, dan fungsi organisasi. Melalui forum tersebut, PKS DKI Jakarta berupaya memperkuat kesinambungan kaderisasi dan menyatukan pemahaman antara pimpinan, kader, serta pejabat publik.
Dengan penguatan tersebut, proses kaderisasi diarahkan tidak hanya pada peningkatan kapasitas politik, tetapi juga pada pembentukan integritas dan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat serta kontribusi terhadap pembangunan bangsa.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!