Kameranusantara– TNI Angkatan Darat kembali menunjukkan penghormatan dan kepedulian terhadap prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas negara. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memimpin langsung upacara pemakaman militer Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo di Taman Makam Pahlawan (TMP) Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2026).
Pemakaman secara militer tersebut merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum yang gugur ketika melaksanakan misi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah menggunakan helikopter MI-17V5 TNI AD.
Sebelum prosesi pemakaman, KSAD bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto menyempatkan diri mengunjungi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran pimpinan tertinggi TNI AD tersebut menjadi wujud perhatian institusi terhadap keluarga prajurit yang telah mengorbankan jiwa dan raganya dalam menjalankan tugas.
Sertu Heri merupakan korban ketiga sekaligus korban terakhir yang berhasil dievakuasi dari kecelakaan helikopter di perairan Kabupaten Seruyan. Proses evakuasi berhasil diselesaikan tim gabungan pada Jumat (6/11/2026) melalui koordinasi lintas instansi yang melibatkan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.
Dalam peristiwa tersebut, tiga prajurit TNI AD gugur, yakni Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah, Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar, dan Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo. Ketiganya merupakan bagian dari awak helikopter yang menjalankan misi pemadaman karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.
Pemerintah juga memberikan perhatian terhadap pemenuhan hak-hak keluarga prajurit yang gugur. Berdasarkan keterangan KSAD, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan agar hak ahli waris dipenuhi, termasuk santunan melalui Asabri, beasiswa pendidikan bagi anak, serta pemberian satu unit rumah kepada masing-masing keluarga prajurit yang gugur.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengabdian prajurit beserta keluarga yang ditinggalkan mendapatkan perhatian dari negara. Komitmen pemenuhan hak ahli waris diharapkan dapat memberikan dukungan dan kepastian bagi keluarga dalam melanjutkan kehidupan setelah kehilangan anggota keluarga yang menjadi tulang punggung.
Pengorbanan para prajurit dalam misi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata dedikasi TNI dalam membantu masyarakat menghadapi bencana. Penghormatan terhadap prajurit yang gugur serta perhatian terhadap keluarga yang ditinggalkan menjadi bagian penting dalam menjaga nilai solidaritas, tanggung jawab, dan penghargaan negara terhadap pengabdian prajurit.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!