Pemerintah memastikan kondisi ekonomi nasional tetap terjaga meski dunia dibayangi ketidakpastian akibat konflik geopolitik. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat dan mampu menghadapi tekanan global.
Menurut Airlangga, stabilitas fiskal tetap terjaga dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah pun mengambil sejumlah langkah agar masyarakat tetap tenang dan aktivitas ekonomi berjalan normal.
Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah kerja dari rumah (WFH) bagi aparatur sipil negara setiap Jumat. Selain itu, penggunaan kendaraan dinas dibatasi hingga 50 persen serta pengurangan perjalanan dinas, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Jakarta, kameranusantara.id - Langkah tersebut diperkirakan mampu menghemat anggaran negara, termasuk menekan beban kompensasi BBM. Penghematan juga diharapkan berasal dari penurunan konsumsi energi masyarakat.
Di sektor energi, PT Pertamina (Persero) memastikan tidak ada perubahan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, sesuai arahan pemerintah. Perusahaan juga menjamin pasokan energi tetap tersedia di seluruh wilayah.
Melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, berbagai langkah dilakukan untuk menjaga distribusi energi, mulai dari penguatan koordinasi dengan pemasok hingga optimalisasi sistem distribusi.
Pemerintah dan Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak dan tidak terpancing informasi yang belum jelas, guna menghindari kepanikan dalam pembelian BBM.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis stabilitas ekonomi dan pasokan energi nasional tetap terjaga di tengah dinamika global. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!