Nabire, Papua Tengah, kameranusantara.id – Dewan Adat Meepago, melalui Ketua Wolter Belau, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) dari pemerintah pusat dan daerah. Namun, ia menekankan agar masyarakat adat tidak hanya menjadi penonton, melainkan harus dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan program.
“Kami bukan hanya mendukung, tapi masyarakat adat juga harus berperan aktif,” tegas Wolter saat kegiatan dukungan PSN di aula LPP RRI Nabire, Senin (13/10).
Wolter juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan menghindari konflik di tengah masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk menghargai kehidupan karena manusia adalah ciptaan Tuhan yang harus dijaga. “Tidak boleh ada pertumpahan darah,” ujar Wolter.
Mengenai pengelolaan tanah adat, Dewan Adat Meepago tidak menolak pembangunan, asalkan semua kegiatan dilakukan dengan koordinasi dan kesepakatan bersama masyarakat pemilik hak ulayat. Ia menegaskan bahwa pengelolaan tanah yang sudah bersertifikat tidak diganggu, tetapi untuk lahan baru harus ada kesepahaman.
Wolter juga menyoroti wilayah Blok Wabu, dengan menekankan perlunya sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat sesuai amanat Pasal 33 ayat 3 UUD 1945 yang menyatakan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat. Namun, sebelum adanya negara, masyarakat adat sudah memiliki peran dalam pengelolaan alamnya.
Dewan Adat Meepago bersama elemen masyarakat siap bersatu mendukung suksesnya PSN, termasuk program peningkatan gizi masyarakat melalui Makanan Bergizi (MBG). Wolter meminta masyarakat agar memahami tujuan program yang dirancang untuk mencerdaskan generasi muda demi masa depan yang lebih baik.
“Program ini untuk kebaikan bersama, bukan meracuni rakyat,” pungkasnya. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!