Jakarta, kameranusantara.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya miskomunikasi internal terkait pengadaan sepeda motor listrik untuk operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Purbaya menyebut, dirinya sebelumnya telah menolak rencana pembelian kendaraan operasional tersebut. Namun, sebagian pengadaan ternyata tetap berjalan.
“Seingat saya sudah ditolak, tapi ternyata ada yang sempat lolos,” ujarnya.
Ia menduga proses pengajuan anggaran dilakukan sebelum dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan, sehingga tidak seluruhnya terpantau sejak awal. Meski demikian, Purbaya memastikan tidak ada lagi pembelian motor listrik untuk program MBG pada 2026.
Di sisi lain, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menjelaskan bahwa pengadaan kendaraan tersebut ditujukan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di wilayah dengan akses transportasi terbatas.
Menurut Dadan, motor listrik diperlukan untuk menjangkau daerah terpencil yang sulit dilalui kendaraan lain, sehingga distribusi program MBG tetap berjalan optimal.
Pengadaan kendaraan ini sendiri masuk dalam anggaran 2025, dengan realisasi mencapai lebih dari 21 ribu unit dari total pesanan sekitar 25 ribu unit. Ia juga menegaskan tidak ada rencana penambahan unit baru pada tahun ini.
Saat ini, motor yang telah tersedia masih dalam tahap administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum didistribusikan untuk operasional di lapangan. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!