Nabire, kameranusantara.id – Aparat gabungan TNI-Polri memanfaatkan situasi yang mulai kondusif di Dogiyai untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui patroli dialogis.
Kegiatan yang digelar di sepanjang Jalan Trans Nabire–Enarotali ini diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Kapolres Dogiyai, Y. Mince Mayor. Patroli kemudian dipimpin oleh Denis A. Putra dengan melibatkan personel dari Polres Dogiyai dan Polda Papua Tengah.
Tidak sekadar pengamanan, patroli ini menjadi sarana mendengar langsung aspirasi warga. Saat tiba di Kampung Idakebo, Distrik Kamuu Utara, petugas menemukan adanya aksi pemalangan jalan oleh masyarakat.
Alih-alih mengambil langkah represif, aparat memilih pendekatan persuasif melalui dialog terbuka. Upaya ini dilakukan untuk menjaga situasi tetap aman sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.
Hasil koordinasi dengan DPRK Dogiyai dan tokoh masyarakat menunjukkan bahwa pemalangan jalan merupakan bagian dari proses penyelesaian internal warga. Masyarakat pun berkomitmen membuka akses jalan secara bertahap.
Pendekatan dialogis ini menegaskan peran aparat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat dalam menciptakan rasa aman.
Hingga patroli berakhir, kondisi wilayah terpantau aman dan kondusif. Meski akses jalan belum sepenuhnya pulih, sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan secara berkelanjutan di Dogiyai. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!